ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemprov DKI Imbau Pejabat Eselon IV Cicil Motor Listrik

Kamis, 24 Agustus 2023 | 13:27 WIB
AC
H
Penulis: Agnes Valentina Christa | Editor: HE
Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menyerahkan sebanyak 186 unit motor listrik kepada Dishub DKI Jakarta, Jumat, 11 Agustus 2023. 
Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menyerahkan sebanyak 186 unit motor listrik kepada Dishub DKI Jakarta, Jumat, 11 Agustus 2023.  (Beritasatu.com/Agnes Valentina Christa)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengimbau para pejabat eselon IV untuk mulai beralih ke kendaraan listrik. Apalagi sudah ada uang transportasi dalam komponen gaji yang bisa digunakan untuk mencicil motor listrik.

"Mereka kan sudah ada uang transpor, dibeliin, cicil dong motor listrik," kata Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (24/8/2023).

Heru menambahkan, beralih ke kendaraan listrik merupakan langkah baik untuk membantu mengurangi polusi udara di Jakarta. Ia juga berharap langkah itu tidak hanya dilakukan pemerintah, tetapi juga masyarakat umum.

ADVERTISEMENT

Pemprov DKI Jakarta juga telah melakukan berbagai upaya untuk menangani polusi udara, antara lain kebijakan 50% work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov hingga 21 Oktober 2023, melakukan kegiatan menanam pohon di seluruh wilayah di Jakarta, penerapan hari rabu tanpa kendaraan, hingga melakukan uji coba emisi kendaraan motor dan mobil sebelum memasuki lingkungan Pemprov DKI dan DPRD DKI.

Berdasarkan parameter kualitas udara IQAir, sudah sebulan ini Jakarta ditetapkan sebagai kota dengan kualitas udara paling buruk di dunia dengan indeks polusi udara mencapai 170 atau masuk dalam kategori tidak sehat.

Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyampaikan terdapat lima penyakit pernapasan kronis yang bisa timbul akibat polusi udara di Jakarta, yakni tuberkulosis, kanker paru-paru, asma, pneumonia, dan penyakit paru obstruksi kronik (PPOK). Peningkatan penyakit tersebut saat ini bahkan lebih tinggi empat kali lipat dibandingkan saat pandemi Covid-19.

"Khusunya di Jakarta, kita lihat sebelum Covid-19 itu ada 50.000-an yang terkena penyakit pernapasan, sekarang sudah naik ke 200.000 orang," kata Menkes Budi, di Hotel Mulia, Jakarta Selatan, Kamis (24/8/2023).

Karenanya, menkes mengingatkan sektor yang ada di hulu agar terus berupaya mengurangi tekanan emisi.

"Ada akibatnya dari polusi udara ini, hanya saja kita di kesehatan bergeraknya di sisi hilir, bukan di hulu. Kita menangani akibatnya, bukan menangani sebabnya. Jadi posisi saya mendorong agar sektor-sektor di hulu yaitu sektor energi, transportasi, sektor lingkungan hidup, supaya bisa mengurangi tekanan emisinya," kata menkes.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Masih Pelajari Pasar, Yamaha Tahan Diri Jual Motor Listrik di RI

Masih Pelajari Pasar, Yamaha Tahan Diri Jual Motor Listrik di RI

OTOTEKNO
Viral Emak-emak Bopong Motor Listrik, Ini Faktanya

Viral Emak-emak Bopong Motor Listrik, Ini Faktanya

SULAWESI SELATAN
Pemotor Viral Angkut Motor Listrik, Polisi Siapkan Sanksi

Pemotor Viral Angkut Motor Listrik, Polisi Siapkan Sanksi

SULAWESI SELATAN
Siap-siap! Juni 2026 Pemerintah Guyur Insentif 200.000 Unit EV

Siap-siap! Juni 2026 Pemerintah Guyur Insentif 200.000 Unit EV

MULTIMEDIA
Purbaya Siapkan Insentif Pajak untuk 200.000 Kendaraan Listrik

Purbaya Siapkan Insentif Pajak untuk 200.000 Kendaraan Listrik

EKONOMI
Diuji Bandung-Bogor, Motor Listrik Yadea Tembus 150 Km Sekali Cas

Diuji Bandung-Bogor, Motor Listrik Yadea Tembus 150 Km Sekali Cas

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon