Masih Pelajari Pasar, Yamaha Tahan Diri Jual Motor Listrik di RI
Rabu, 13 Mei 2026 | 10:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) masih memantau perkembangan pasar sepeda motor listrik di Indonesia sebelum mengambil langkah lebih jauh dalam bisnis kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).
Manajer Humas PT YIMM, Rifki Maulana, mengatakan Yamaha saat ini masih mempelajari kondisi pasar serta kesiapan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
"Concern-nya Yamaha sama EV yang pasti, kita masih watch and learn. Kita masih lihat kondisi market-nya," kata Rifki di Jakarta, Selasa (12/5/2026), seperti dilansir dari Antara.
Menurut Rifki, investasi untuk memproduksi dan memasarkan kendaraan listrik membutuhkan biaya besar. Karena itu, Yamaha memilih tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan terkait ekspansi motor listrik di Indonesia.
"Karena kan kita tahu, investasi itu kan bukan hal yang sedikit ya," katanya.
Saat ini, Yamaha baru menghadirkan motor listrik Yamaha Neo's melalui skema business to business (B2B) di Indonesia. Yamaha bekerja sama dengan Grab Indonesia untuk menyediakan motor listrik bagi mitra pengemudi ojek online di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Kerja sama tersebut dilakukan sebagai bagian dari uji coba operasional kendaraan listrik sekaligus mempelajari respons pasar, termasuk penerimaan konsumen dan perkembangan ekosistem elektrifikasi di Indonesia.
Selain fokus mempelajari pasar EV, Yamaha saat ini masih mengembangkan teknologi mesin yang lebih hemat bahan bakar melalui teknologi Blue Core.
"Yang pasti, dibandingkan dengan mesin generasi sebelumnya, mesin-mesin dengan teknologi Blue Core efisiensi bahan bakarnya sudah jauh lebih baik," ujar Rifki.
Meski belum menjual motor listrik murni secara massal, Yamaha telah menghadirkan motor berteknologi hybrid di pasar Indonesia, seperti Yamaha Fazzio Hybrid-Connected dan Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




