ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Langganan Banjir, Warga Kampung Melayu Berharap Proyek Sodetan Ciliwung Dipercepat

Sabtu, 2 Desember 2023 | 15:40 WIB
RH
IC
Penulis: Ricki Putra Harahap | Editor: CAH
 Permukiman padat penduduk di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur selalu menjadi lokasi langganan banjir, ketika Kali Ciliwung meluap
Permukiman padat penduduk di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur selalu menjadi lokasi langganan banjir, ketika Kali Ciliwung meluap (Beritasatu.com/Ricki Putra Harahap)

Jakarta, Beritasatu.com - Permukiman padat penduduk di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur selalu menjadi lokasi langganan banjir, ketika Kali Ciliwung meluap. Selama dua hari terakhir, warga Kebon Pala mengalami banjir dengan ketinggian air mencapai 175 cm.

Ketua RT 13 RW 4 Kebon Pala Jakarta Timur, Sanusi mengungkapkan, warga berharap agar proyek pengerjaan Sodetan Ciliwung segara dipercepat. Sebab dari yang sudah terselesaikan saja, belum berdampak signifikan karena rumah warga tetap terendam banjir.

"Dipercepat aja itu normalisasi sungai. Katanya mau dibangun tetapi sampai sekarang belum. Secepatnya aja," kata Sanusi kepada Beritasatu.com, Jakarta Timur, Sabtu (2/12/23).

ADVERTISEMENT

Sanusi menjelaskan, tidak ada imbauan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI terkait kemungkinan adanya luapan kali Ciliwung pada hari kedua, Jumat (1/12/2023) kemarin. 

"Belum ada info, cuma kabar-kabar angin aja, ternyata benar. Kalau mau banjir kita biasanya dapat info dari Kelurahan BPBD langsung kita share ke grup WA warga. Di hari kedua enggak ada informasi," imbuhnya.

Meski demikian, selama dua hari banjir tidak ada warga yang mengungsi. Seluruh warga juga dalam kondisi yang baik.

"Alhamdulillah sampai saat ini sehat semua. Enggak ada yang sakit. Anak-anak pun sama. Aktivitas seperti biasa," ujarnya.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, banjir di Kebon Pala memang sudah surut, tetapi masih meninggalkan lumpur di gang  RT 11 RW 5 dan RT 10. Sejumlah warga juga beraktivitas seperti biasanya. Banjir seolah sudah menjadi rutinitas biasa.

Meski demikian, warga berharap jika terjadi banjir lagi, agar mendapatkan bantuan berupa kebutuhan bayi seperti popok dan selimut.

Rencananya besok Minggu, (3/12/2023) akan diadakan kerja bakti yang dibantu oleh Damkar dan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk membersihkan lumpur dan sampah yang tersisa.

Sebelumnya, hujan lebat melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya selama dua hari berturut-turut, yakni pada Kamis dan Jumat (30/11/2023-1/12/2023). 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Banjir Rendam 657 Rumah di Kendari, 2.985 Warga Terdampak

Banjir Rendam 657 Rumah di Kendari, 2.985 Warga Terdampak

NUSANTARA
Tanggul Sungai Jebol, 2 Desa di Parigi Moutong Dilanda Banjir

Tanggul Sungai Jebol, 2 Desa di Parigi Moutong Dilanda Banjir

NUSANTARA
Hari Kedua, Banjir Masih Rendam Permukiman Warga di Cipondoh Tangerang

Hari Kedua, Banjir Masih Rendam Permukiman Warga di Cipondoh Tangerang

BANTEN
Ketinggian Air Kali Cipamingkis Melebihi Batas Normal, Bogor Bersiaga

Ketinggian Air Kali Cipamingkis Melebihi Batas Normal, Bogor Bersiaga

JAWA BARAT
Jalan Ceger Raya Tangsel Tenggelam, Warga Terjebak Banjir

Jalan Ceger Raya Tangsel Tenggelam, Warga Terjebak Banjir

BANTEN
Sungai Meluap Seusai Hujan Deras, Rumah Warga Morowali Utara Terendam

Sungai Meluap Seusai Hujan Deras, Rumah Warga Morowali Utara Terendam

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon