Sungai Meluap Seusai Hujan Deras, Rumah Warga Morowali Utara Terendam
Senin, 4 Mei 2026 | 20:59 WIB
Kolonodale, Beritasatu.com - Banjir di Sulawesi Tengah merendam permukiman warga, setelah tiga sungai besar meluap akibat cuaca ekstrem sejak Minggu (3/5/2026). Peristiwa ini terjadi di wilayah Soyojaya, Kabupaten Morowali Utara.
Banjir Sulawesi Tengah ini dipicu meluapnya Sungai Sumara, Sungai Bayumbo, dan Sungai Untubau, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah mencatat, cuaca ekstrem berlangsung mulai pukul 23.00 Wita hingga 04.00 Wita. Curah hujan tinggi menyebabkan debit air sungai meningkat drastis dan meluap ke permukiman warga sekitar pukul 06.00 Wita.
“Debit air sungai meluap ke permukiman warga dengan ketinggian rata-rata mencapai 30 hingga 40 sentimeter,” ujar pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah Asbudianto kepada wartawan, Senin (4/5/2026).
Bencana ini berdampak pada puluhan kepala keluarga serta sektor pertanian warga. Di Desa Tandayondo, sebanyak 20 kepala keluarga atau sekitar 50 jiwa terdampak, termasuk satu unit fasilitas ibadah (masjid).
Sementara itu, di Desa Tamainusi tercatat 10 kepala keluarga dengan total 32 jiwa turut terdampak banjir. Kondisi serupa juga terjadi di Desa Bau.
Di wilayah tersebut, banjir merendam sedikitnya 15 hektare lahan persawahan warga yang berpotensi mengancam masa panen.
Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi ke lokasi pengungsian darurat.
“Tim di lapangan telah melakukan assessment dan terus berkoordinasi dengan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Morowali Utara untuk memantau perkembangan situasi,” katanya.
Saat ini, kondisi air dilaporkan belum surut. Warga membutuhkan penanganan darurat untuk mengantisipasi banjir susulan.
Beberapa kebutuhan mendesak antara lain pembangunan tanggul penahan air serta pembuatan saluran pembuangan (drainase) yang lebih memadai.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




