ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

2 Pelaku Penyerangan di SPBU Klapanunggal Dibekuk

Rabu, 8 Mei 2024 | 18:31 WIB
HY
IC
Penulis: Heru Yustanto | Editor: CAH
Polsek Klapanunggal bersama Polres Bogor menangkap dua pelaku penyerangan terhadap sebuah SPBU di kawasan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Rabu, 8 Mei 2024.
Polsek Klapanunggal bersama Polres Bogor menangkap dua pelaku penyerangan terhadap sebuah SPBU di kawasan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Rabu, 8 Mei 2024. (Beritasatu.com/Heru Yustanto)

Bogor, Beritasatu.com - Aparat Reskrim Polsek Klapanunggal bersama Polres Bogor menangkap dua pelaku penyerangan terhadap sebuah SPBU di kawasan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Rabu (8/5/2024). Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menyatakan aksi penyerangan gangster ini terjadi saat mereka ditegur petugas SPBU karena hendak tawuran. 

Dua pelaku yang ditangkap petugas gabungan ini adalah AF (17) dan AIR (22) yang merupakan warga Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kedua pelaku merupakan anggota gang Gandoang yang sering membuat onar di kawasan Bogor Timur. 

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengungkapkan pelaku yang sudah ditangkap dua orang, satu di antaranya masih termasuk golongan di bawah usia sehingga harus menjalani proses hukum secara terpisah. 

ADVERTISEMENT

"Yang sudah ditangkap dua orang, tetapi yang satu masih anak-anak jadi tidak bisa dibawa ke sini," ungkap Rio. 

Kedua pelaku yang ditangkap ini merupakan salah pelaku yang menyerang petugas SPBU hingga kocar-kacir. 

Seperti diberitakan sebelumnya, sekelompok gangster remaja menyerang sebuah SPBU di Klapanunggal, Kabupaten Bogor hingga menimbulkan ketakutan. Aksi penyerangan ini terekam CCTV hingga viral di dunia maya. 

Berbekal video viral tersebut polisi melakukan pengejaran hingga menangkap dua pelaku utama. 

"Sementara dua pelaku lagi kita nyatakan sebagai DPO yaitu atas inisial B dan Z alias B. Saya harap mereka menyerahkan diri," lanjut Kapolres. 

Polisi kini juga tengah memeriksa 4 warga yang terkait dengan aksi penyerangan tersebut.  Tidak menutup kemungkinan keempat warga tersebut akan ditangkap jika terbukti terlibat dalam penyerangan. 

Sementara itu AIR mengaku hanya terbawa teman-temannya saat ikut terlibat dalam aksi penyerangan tersebut. Kepada polisi pelaku mengaku kapok dan meminta maaf kepada semua pihak yang dirugikan dalam kasus penyerangan tersebut. 

"Saya hanya ikut terbawa teman. Mohon maaf saya," ungkapnya lirih.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon