Mantap! MRT Fase 3 Makin Konkret, Ini Progresnya
Jumat, 1 April 2022 | 20:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pembangunan fase 3 moda raya terpadu (MRT) trase timur-barat (Cikarang-Balaraja) makin konkret. Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar dan Wakil Direktur Utama PT Jababeka Tbk Tjahjadi Rahardja, di Jakarta, Kamis (31/3/2022).
Dalam kesempatan yang sama dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Jasa Sarana dan PT MRT Jakarta terkait penjajakan kerja sama rencana pengusahaan transportasi massal berbasis rel, pengembangan kawasan, dan pengelolaan sampah terintegrasi di kawasan stasiun dan transit oriented development (TOD) MRT.
"Kerja sama ini akan melingkupi pembahasan atau pertukaran informasi penyediaan lahan untuk pembangunan stasiun di jalur timur—barat MRT (Cikarang—Balaraja), termasuk pengembangan kawasan TOD, dan potensi investasi mixed use oleh PT Jababeka, dan pengelolaan sampah di kawasan TOD dan stasiun MRT oleh PT Jasa Sarana," ujar William dalam keterangan tertulisnya Jumat (1/4/2022).
Baca Juga: Mulai Hari Ini, Kapasitas MRT Jakarta 100%
Dia mengatakan pengembangan jaringan MRT Jakarta ke depannya akan banyak merangkul berbagai pihak, tidak lagi mengandalkan single donor seperti sekarang. "Oleh karena itu, PT MRT Jakarta membuka kesempatan kerja sama seluas-luasnya dengan berbagai pihak dalam membangun dan mengembangkan jaringan MRT," jelasnya.
Rencananya nota kesepahaman MRT Jakarta dengan PT Jababeka Tbk akan berlangsung selama 2 tahun ke depan, sedangkan dengan PT Jasa Sarana akan berlangsung 1 tahun.
Wakil Direktur Utama PT Jababeka Tbk Tjahjadi Rahardja mengucapkan terima kasih atas kemitraan PT MRT Jakarta dengan PT Jababeka Tbk. "MRT Jakarta telah beroperasi 3 tahun sejak Maret 2019, dan di bulan Maret ini juga tepat 3 tahun menjadi momen MRT Jakarta memulai kerja sama pengembangan fase 3 dengan swasta maupun BUMD provinsi di luar Jakarta. Kami bersyukur Kawasan Kota Jababeka menjadi pihak swasta pertama yang diberikan kesempatan diajak (penjajakan) kerja sama," terang Tjahjadi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




