MRT Siapkan Hunian Terjangkau bagi yang Bergaji Rp 7 Juta
Selasa, 24 Mei 2022 | 20:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT MRT Jakarta mengembangkan enam kawasan transit oriented development (TOD) di Jakarta di sekitar lintasan MRT Jakarta Fase 1 Lebak Bulus-Bundaran HI. MRT akan menyiapkan hunian terjangkau bagi masyarakat yang bergaji Rp 7 Juta.
"Kenapa TOD dikembangkan? Supaya bernilai tambah dan menitikberatkan pada integrasi antara jaringan angkutan umum massal," terang Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar dalam diskusi Forum Pemimpin Redaksi bersama PT MRT Jakarta di Jakarta, Selasa (24/5/2022).
Baca Juga: Akhir Tahun, Penumpang MRT Diharapkan Capai 80.000 Per Hari
Adapun keenam kawasan TOD yang dikembangkan itu, yakni Poros Monumental Jakarta di wilayah Bundara HI, Kolaborasi Gerak di Dukuh Atas, Gerbang Suar Jakarta di Lebak Bulus, Kolase Aktivitas di Pusat Jakarta di kawasan Istora Senayan, Ruang Atas Dinamis di Fatmawati, dan Green Creative Hub di Blok M.
"Dalam TOD itu harus campur, ada hunian, ada perkantoran, ada kegiatan masyarakat. Kepadatannya juga tinggi karena nilai lahan tinggi dan aktivitas orang ada di situ. Orang tidak menggunakan kendaraan pribadi," ungkap William.
Baca Juga: Proyek MRT Cikarang-Balaraja dan Fatmawati-TMII Butuh Rp 188 Triliun
Menurut dia, tugas PT MRT Jakarta sebagai pengelola TOD nantinya adalah memastikan bahwa semua warga memiliki kesempatan yang sama untuk memiliki akses tinggal di TOD.
"Kita mencoba membangun hunian yang bisa dijangkau oleh masyarakat yang baru kerja, berpendapatan Rp 7 juta," sebut William.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




