ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Penjabat Gubernur DKI Harus Mampu Jaga Stabilitas Sospol

Kamis, 1 September 2022 | 23:28 WIB
AP
AO
Penulis: Asni Ovier Dengen Paluin | Editor: AO
Anies Baswedan.
Anies Baswedan. (Antara)

Dengan pengalamannya selama ini, Bahtiar diyakini mampu membangun komunikasi, baik dengan jajaran internal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta maupun pemerintah pusat. Selain itu, sebagai seorang aparatur sipil negara (ASN), Bahtiar dinilai memegang teguh sikap netral sehingga sosoknya dapat diterima semua pihak.

"Tidak banyak pejabat tinggi madya yang memiliki kapasitas dan kualifikasi seperti itu, salah satunya pejabat tinggi madya di internal Kemendagri ada Pak Bahtiar. Ini pandangan saya sebagai pengamat, tetapi itu juga kembali kepada keputusan Presiden Jokowi yang sebelumnya melalui proses profiling dan tim penilaian akhir (TPA) dulu," ujarnya.

Baca Juga: Mendagri Ingatkan Penjabat Kepala Daerah Tidak Korupsi

Saat rapat kerja bersama Komisi II DPR dengan Kemendagri, Rabu (31/8/2022), Mendagri Tito Karnavian mengaku belum menerima masukan terkait nama-nama kandidat penjaba gubernur DKI Jakarta.

ADVERTISEMENT

Mendagri juga memastikan bahwa pengganti Anies Baswedan nanti adalah tokoh yang netral, profesional, dan berpengalaman. Hal ini mengingat DKI Jakarta merupakan provinsi penting sebagai ibu kota negara.

Belakangan muncuk sejumlah nama yang dinilai layak menggantikan Anies Baswedan untuk menjadi penjabat gubernur DKI hingga pemilihan kepala daerah pada 2024. Selain Bahtiar, nama lain adalah Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali, dan Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Bidang Informasi dan Komunikasi Politik, Juri Ardiantoro.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon