Trotoar Margonda Depok Dilebarkan, DPRD: Tak Aksesibel
Kamis, 13 Oktober 2022 | 15:55 WIB
"Sebetulnya, kalau haknya bergerak dalam satu wilayah ya kan, itu negara pertama enggak boleh melarang orang untuk keluar rumah itu sudah jelas. Namun yang kedua ya mesti siapkan dalam rangka pemenuhannya, mesti siapkan infrastruktur, moda transportasi dan sebagainya. Iya Margonda jadi indah, tapi kemudian aksesibel, aksesibel enggak, gimana hak orang untuk datang ke Margonda" sambungnya lagi.
Meski demikian, Ikra juga tidak menyalahkan kontraktor proyek, terpenting salah satunya harus ada pengawasan yang ketat dalam pengerjaan trotoar ini
"Tetapi begini, kita nggak bisa sekedar menyalahkan wah kontraktornya lambat nih gitu, kenapa? Loh yang memilih kontraktornya Pemkot, yang melakukan pengawasan juga Pemkot. Lah ini kalau sudah berlarut-larut kayak begini, pecah gitu ya terus enggak segera dikerjain gimana? Ada soal apa?," Imbuhnya.
"Jangan-jangan soalnya ada di Pemkot, misalnya yang mestinya uang muka sekian persen sudah turun, nah ini belum diturunin tapi orang sudah disuruh kerja, iya kan. Nggak sesuai kontrak misalnya, kan kita enggak tahu," timpalnya lagi.
Ikra mengakui jika dirinya belum mengetahui seperti apa kontrak pengerjaan antara kontraktor dengan pemerintah.
"Saya belum cek kayak apa kontraknya, tapi yang pasti nggak bisa salahkan pihak ketiga (kontraktor), Pemkot Depok yang mesti tanggung jawab. Kok bisa cara pengerjaannya seperti begini gitu," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




