ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemerintah Bangun Kereta 14.000 Km, Target Rampung pada 2045

Jumat, 24 April 2026 | 07:41 WIB
WT
WT
Penulis: Wahyu Sahala Tua | Editor: WS
Pemerintah membangun dan melakukan reaktivasi jalur kereta api (KA) hingga sekitar 14.000 kilometer di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi mulai 2026 untuk menekan biaya logistik dan meningkatkan konektivitas. - (ANTARA/Dasri-Wasril)
Pemerintah membangun dan melakukan reaktivasi jalur kereta api (KA) hingga sekitar 14.000 kilometer di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi mulai 2026 untuk menekan biaya logistik dan meningkatkan konektivitas. - (ANTARA/Dasri-Wasril)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah secara resmi menginisiasi proyek raksasa pembangunan dan reaktivasi jalur kereta api sepanjang 14.000 kilometer yang membentang di Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi mulai tahun 2026, dengan target penyelesaian secara bertahap hingga 2045. Proyek strategis yang diperkirakan menelan investasi fantastis sebesar Rp 60 triliun hingga Rp 65 triliun per tahun ini bertujuan utama untuk memangkas biaya logistik nasional yang tinggi serta meningkatkan konektivitas antarwilayah secara terintegrasi.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya menciptakan sinergi transportasi yang aman, ramah lingkungan, dan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah melalui akses distribusi serta pariwisata yang lebih efisien.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Fokus Evaluasi KCJB, Pemerintah Bentuk Komite Nasional Kereta Cepat

Fokus Evaluasi KCJB, Pemerintah Bentuk Komite Nasional Kereta Cepat

NASIONAL
Tak Berhenti di Bandung, AHY Targetkan Whoosh Lanjut ke Surabaya

Tak Berhenti di Bandung, AHY Targetkan Whoosh Lanjut ke Surabaya

NASIONAL
4 Fokus AHY sebagai Pedoman Pembangunan Wilayah Sulawesi

4 Fokus AHY sebagai Pedoman Pembangunan Wilayah Sulawesi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon