Bupati Blitar Larang Warga Terdampak Ledakan Petasan Tempati Rumahnya
Selasa, 21 Februari 2023 | 00:18 WIB
Blitar, Beritasatu.com - Bupati Blitar Rini Syarifah melarang warga terdampak ledakan petasan di Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, menempati rumah mereka. Bupati Rini mengimbau para korban ledakan petasan di Blitar untuk sementara tinggal di rumah kerabat mereka atau di pengungsian sembari menunggu rumah mereka selesai diperbaiki.
"Mereka (warga) tidak boleh tinggal di rumah mereka, karena kondisinya sangat parah," kata Rini Syarifah, di Blitar, Senin (20/2/2023).
Menurut Rini, jika warga tidak bisa tinggal di rumah suadaranya, Pemkab Blitar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan membuat posko pengungsian.
"Nanti BPBD akan menyiapkan posko pengungsian," ujarnya.
Sedangkan, untuk renovasi rumah korban terdampak ledakan, kata Rini, Pemkab Blitar akan memperbaiki seluruh rumah warga terdampak.
"Seluruh biaya dari Pemkab,"ujarnya.
Saat ini, kata Rini, Pemkab Blitar masih melakukan pendataan dan asesmen rumah warga yang rusak akibat ledakan petasan.
"Mulai hari ini kita lakukan asesmen secepatnya. Untuk perbaikan, kita lihat kerusakan rumahnya mulai berat ringan atau sedang," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar Ivong Berttyanto menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan titik lokasi posko pengungsian, yakni di sekolah SD Karangbendo 4.
"Ada dua kelas yang digunakan untuk 60 pengungsi," katanya.
BPBD Kabupaten Blitar juga memberikan bantuan terpal kepada warga untuk menutupi atap rumah yang rusak.
"Agar rumah tidak terkena air hujan, terus BPBD memberikan bantuan terpal," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




