ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sri Mulyani Tidak Ikut Rapat Komisi III DPR soal Transaksi Janggal Rp 349 Triliun Besok

Selasa, 28 Maret 2023 | 21:30 WIB
YP
FS
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: FFS
Bambang Wuryanto.
Bambang Wuryanto. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul mengatakan pihaknya akan menggelar rapat kerja dengan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD selaku Ketua Komite Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana selaku Sekretaris Komite TPPU, Rabu (29/3/2023) sore. Raker tersebut digelar untuk meminta penjelasan Mahfud MD terkait transaksi janggal di Kemenkeu senilai Rp 349 triliun.

"Rapat besok Rabu jam 15.00 WIB," ujar Bambang Pacul di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/3/2023).

Raker besok tidak akan dihadiri Menkeu Sri Mulyani. Bambang mengatakan Komisi III DPR masih fokus dengan Mahfud MD dan Kepala PPATK dalam raker besok.

ADVERTISEMENT

Jika penjelasan Mahfud MD dan PPATK belum jelas dan terdapat dugaan aliran dana ke pejabat pajak, kata Bambang, Komisi III DPR akan mendatangkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

"Ini baru Ketua dan Kepala Komite TPPU dan Kepala PPATK setelah itu baru enggak clear, 'oh ini ada uang aliran dana' misalnya, kita panggil kalau ada kaitannya dengan pajak kita panggil Sri Mulyani," tegas Bambang.

Bambang juga memastikan raker besok akan digelar secara terbuka dan tidak ada yang ditutup-tutupi. Menurut dia, hasil rapat besok akan menentukan apakah DPR akan mengambil hak interpelasi atau tidak.

"Kalau enggak bisa dilaksanakan akan menggunakan hak pengawasannya lebih tinggi lagi, satu step lebih tinggi lagi, misalnya apa Pak Pacul, hak interpelasi, hak menyatakan pendapat," ungkap dia.

Lebih lanjut, Bambang berharap Mahfud MD membuka data-data transaksi mencurigakan di Kemenkeu tersebut secara gamblang. Hal tersebut untuk mencegah rakyat berpikir yang aneh-aneh.

"Itu akan mencecar angka Rp 349 triliun dalam saksi tersebut, jangan sampai rakyat berpikir nanti ada yang aneh-aneh," kata Bambang.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Korupsi Pajak-Bea Cukai, KPK Buka Peluang Panggil Purbaya-Sri Mulyani

Korupsi Pajak-Bea Cukai, KPK Buka Peluang Panggil Purbaya-Sri Mulyani

NASIONAL
Sri Mulyani Tegaskan Pentingnya Fiskal sebagai Fondasi Negara

Sri Mulyani Tegaskan Pentingnya Fiskal sebagai Fondasi Negara

EKONOMI
6 Nama Misterius dalam Epstein Files yang Akhirnya Terungkap

6 Nama Misterius dalam Epstein Files yang Akhirnya Terungkap

INTERNASIONAL
15 Fakta Soal Epstein Files yang Menggemparkan Dunia

15 Fakta Soal Epstein Files yang Menggemparkan Dunia

INTERNASIONAL
Sosok Kafrawi Yuliantono yang Diduga Kirim Lamaran Kerja ke Epstein

Sosok Kafrawi Yuliantono yang Diduga Kirim Lamaran Kerja ke Epstein

NASIONAL
Siapa Saja Orang Indonesia yang Disinggung dalam Epstein Files?

Siapa Saja Orang Indonesia yang Disinggung dalam Epstein Files?

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon