Peneliti UNG Wujudkan Produk Olahan Jagung Pulut Jadi Beras Analog
Minggu, 30 April 2023 | 01:10 WIB
Dalam penelitian, Amir Halid mengatakan Universitas Negeri Gorontalo juga melibatkan 52 mahasiswa program Kuliah Kerja Nyata, Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (KKN MBKM) guna melakukan pendampingan langsung di 6 desa sentra jagung pulut di Kabupaten Gorontalo.
Amir Halid juga menjelaskan Universitas Negeri Gorontalo merupakan salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) yang tergabung dalam Konsorsium Patriot Pangan Kampus Merdeka 2022. Program Patriot Pangan Kampus Merdeka bertujuan mendukung upaya kedaulatan pangan yang dilakukan melalui penelitian maupun pendampingan kepada masyarakat.
Amir Halid juga menyebutkan terdapat empat program yang dilaksanakannya di daerah sasaran antara lain pendampingan cara tanam jagung pulut, penanganan pascapanen, yaitu pengolahan jagung pulut menjadi beras analog, pemanfaatan limbah jagung menjadi silase, dan pelatihan kelembagaan dan pemasaran digital.
Dikatakan Amir Halid, hilirisasi produk sama pentingnya dengan penanganan sektor hulu. Untuk itu pelatihan penguatan kelembagaan dan pemasaran digital sangat penting.
"Kelembagaan yang kuat baik melalui kelompok tani maupun industri rumah tangga dapat mengefisienkan biaya produksi," ucapnya.
Terkait hilirisasi produk, Amir Halid menuturkan pada akhir penelitian dilaksanakan melalui ajang Expo Nasional dan Gelar Teknopangan di Desa Mulyonegoro, Kabupaten Gorontalo. Pasalnya, selain pengolahan jagung pulut sebagai beras analog, jagung tersebut juga diolah untuk jenis olahan lainnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




