Setara Institute: Soliditas TNI-Polri di Daerah Memprihatinkan
Sabtu, 29 April 2023 | 19:02 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Dewan Nasional Setara Institute, Hendardi, mengatakan, soliditas TNI-Polri di daerah memprihatinkan.
Menurutnya, terulangnya penyerangan dan perusakan oleh orang tak dikenal (diduga oknum TNI) terhadap fasilitas Polri, yang terjadi di Kupang (Rabu, 19/4/2023) dan Jeneponto (Kamis, 27/4/2023) menunjukkan rentan dan rapuhnya soliditas prajurit TNI dan anggota Polri di daerah.
Kerentanan tersebut berimplikasi terhadap mudahnya percikan konflik muncul dan membesar antara prajurit TNI dan anggota Polri di lapangan. "Kondisi ini makin buruk karena kekeliruan dalam mengekspresikan semangat jiwa korsa," kata Hendardi, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/4/2023).
Dikatakan, jika benar pelaku penyerangan Mapolres Jeneponto adalah aknum TNI, Setara Institute sangat menyayangkan keberulangan insiden Ciracas pada 2020 ini.
Oknum TNI dan Polri yang seharusnya memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi justru secara signifikan menjadi penyebab instabilitas keamanan dan ketertiban tersebut, sehingga menyebabkan ketakutan dan mengganggu hak rasa aman warga di tengah masyarakat.
Menurutnya, setiap konflik pasti terdapat aksi dan reaksi sebagaimana yang terjadi di dua tempat tersebut. Tetapi bukan berarti jalan kekerasan yang mesti ditempuh. Oleh karena itu, leadership di tubuh TNI dan Polri menjadi kunci utama.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




