Cegah Human Trafficking, Imigrasi Jakarta Pusat Tolak 80 Pemohon Paspor
Rabu, 28 Juni 2023 | 07:10 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kantor Imigrai Kelas 1 Non TPI Jakarta Pusat kini berupaya memperketat proses penerbitan paspor. Hal ini sesuai dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim untuk meningkatkan pemahaman tentang modus operandi yang kerap dilakukan pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau Human Trafficking.
Bahkan sampai pertengahan tahun 2023 ini, Kantor Imigrasi Jakarta Pusat berhasil menggagalkan permohonan paspor kepada 80 pemohon rentang usia 18-56 tahun karena terindikasi sebagai calon Pekerja Migran non Prosedural dan terindikasi kasus Human Trafficking. Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI, Wahyu Hidayat kepada media, Selasa (27/6/2023).
"Petugas wawancara melakukan profiling yang ketat pada pemohon paspor yang terindikasi akan bekerja secara ilegal, khususnya wanita yang masih dalam usia produktif. Hal ini kami lakukan sebagai upaya kami untuk mencegah terjadinya tindak perdagangan orang. Apalagi banyak sekali modus operandi yang dilakukan oleh pelaku yang mencoba mengelabui petugas imigrasi," terang Wahyu.
Dikatakan Wahyu, salah satu indikasi pihak Imigrasi Jakarta Pusat melakukan penolakan permohonan paspor kepada para pemohon paspor itu adalah lantaran ketidakjelasan alasan pemohon pergi keluar negeri.
"Banyak faktor yang membuat mereka ditolak adalah ketidakjelasan tujuan mereka pergi keluar negeri. Sehingga petugas akhirnya menolak permohonan pembuatan paspor mereka," tambahnya.
Diterangkan Wahyu, faktor ketidaktahuan masyarakat akan perdagangan orang dan pengetahuan yang terbatas tentang apa yang mereka nantinya lakukan serta faktor ekonomi menjadi alasan mereka terbujuk oleh pelaku yang mendekati mereka.
"Untuk itu, Kantor Imigrasi Jakarta Pusat secara rutin memberikan edukasi kepada publik, baik secara langsung maupun melalui media sosial terkait bahaya TPPO. Oleh sebab itu mari kita berkomitmen dan bergerak bersama agar masyarakat Indonesia terbebas dari bahaya perdagangan orang," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




