ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Deretan Kebiasaan Jorok Lukas Enembe yang Buat Puluhan Tahanan KPK Menjerit

Sabtu, 5 Agustus 2023 | 14:37 WIB
MR
R
Penulis: Muhammad Aulia Rahman | Editor: RZL
Gubernur nonaktif Papua, Lukas Enembe usai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek di lingkungan Pemprov Papua, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat, 27 Januari 2023. 
Gubernur nonaktif Papua, Lukas Enembe usai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek di lingkungan Pemprov Papua, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat, 27 Januari 2023.  (Beritasatu.com/ Ichsan Ali/Ichsan Ali)

Jakarta, Beritasatu.com - Kehadiran Gubernur nonaktif Papua, Lukas Enembe di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rupanya membuat puluhan tahanan KPK menjerit. Kondisi Enembe menjadi perhatian para tahanan karena berpotensi menimbulkan ancaman kesehatan.

"Tanpa bermaksud mencampuri proses hukum Bapak Lukas, izinkan Bapak Lukas mendapat pengobatan dan perawatan di rumah sakit yang lengkap dengan dokter, paramedis, peralatan, dan lain-lain," ungkap pesan tertulis dari salah satu penghuni Rutan KPK, John Irfan Kenway, yang dibeberkan tim kuasa hukum Enembe, Sabtu (5/8/2023).

Puluhan penghuni rutan KPK itu mengaku tak tahan dengan ulah Enembe yang jorok. Kebiasaan jorok Lukas Enembe, antara lain kerap kencing di celana dan tempat tidur, meludah ke lantai, hingga tidak pernah membersihkan diri usai buang air besar.

ADVERTISEMENT

Sebanyak 20 penghuni Rutan KPK menandatangani surat keberatan itu. Dalam surat tersebut, para tahanan mengaku sudah tak sanggup menangani Lukas Enembe.

"Yang paling mungkin kami lakukan adalah berteriak ke penjaga ketika kondisi kesehatan Bapak Lukas menurun," bunyi surat tertanggal 27 Juli 2023 dan ditujukan ke majelis hakim yang menyidangkan kasus Lukas Enembe, Dewan Pengawas KPK, pimpinan KPK, pimpinan Komnas HAM, kasatgas jasa penuntut umum (JPU) yang menangani kasus Lukas, serta kepala Rutan KPK.

Para penjaga tahanan juga dinilai tak punya kompetensi serta tupoksi dalam merawat Enembe yang kondisi kesehatannya diklaim terus memburuk. Akibatnya para tahanan harus berinisiatif mengurus Lukas Enembe dan membersihkan kamarnya. Kondisi Enembe menjadi perhatian para tahanan karena berpotensi menimbulkan ancaman kesehatan.

Sementara itu, pihak KPK mengonfirmasi telah memperoleh surat keluhan dari para tahanan KPK terkait perilaku Lukas Enembe. KPK mengatakan Enembe tak peduli dalam menjaga kebersihan.

"KPK sebelumnya telah menerima surat dari para penghuni rutan di KPK terkait kebiasaan dari terdakwa Lukas Enembe, terutama dalam hal tidak peduli menjaga kebersihan dirinya yang berakibat mengganggu tahanan lain," kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri.

Terkait hal itu, Ali mengatakan KPK segera berkoordinasi dengan jajaran di rutan untuk menuntaskan polemik tersebut. Hanya saja, dia mengingatkan agar Lukas Enembe yang beberapa kali menolak untuk mengonsumsi makanan harus disiplin dalam mengonsumsi obat dari dokter, serta mengikuti pemeriksaan kesehatan berkala.

Petugas rutan KPK, kata Ali selalu mengecek kesehatan serta keamanan para tahanan. Ali menegaskan, Lukas Enembe sebetulnya sudah dinyatakan bisa mengikuti proses persidangan.

"Kondisi terdakwa Lukas Enembe berdasarkan hasil pemeriksaan dokter PB IDI tertanggal 31 Juli 2023 berkesimpulan bahwa terdakwa Lukas Enembe dinilai laik untuk menjalani proses persidangan (fit to stand trial, Red)," tutur Ali Fikri.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kasus Dana Operasional Papua, 3 Kepala Distrik Diperiksa KPK

Kasus Dana Operasional Papua, 3 Kepala Distrik Diperiksa KPK

NASIONAL
KPK Usut Hasil Sewa Apartemen Milik Lukas Enembe

KPK Usut Hasil Sewa Apartemen Milik Lukas Enembe

NASIONAL
Alasan KPK Tetap Periksa Sopir Lukas Enembe Terkait Korupsi Papua

Alasan KPK Tetap Periksa Sopir Lukas Enembe Terkait Korupsi Papua

NASIONAL
Dalami Aliran Uang Kasus Dana Papua, KPK Periksa Staf Elang Indonesia

Dalami Aliran Uang Kasus Dana Papua, KPK Periksa Staf Elang Indonesia

NASIONAL
Periksa Pramugari RDG, KPK Telusuri Aliran Dana Korupsi Papua Rp 1,2 T

Periksa Pramugari RDG, KPK Telusuri Aliran Dana Korupsi Papua Rp 1,2 T

NASIONAL
KPK Panggil Pramugari RDG Airlines Soal Kasus Korupsi Lukas Enembe

KPK Panggil Pramugari RDG Airlines Soal Kasus Korupsi Lukas Enembe

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon