Dalami Aliran Uang Kasus Dana Papua, KPK Periksa Staf Elang Indonesia
Selasa, 21 Oktober 2025 | 08:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami aliran uang dalam kasus dugaan suap dana penunjang operasional Papua. Salah satu saksi yang diperiksa adalah AK, staf pemasaran PT Elang Lintas Indonesia (Elang Indonesia). Pemeriksaan ini bertujuan untuk menelusuri aliran dana terkait dugaan korupsi tersebut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menjelaskan, AK didalami mengenai aliran uang yang bersumber dari dugaan korupsi dalam pengelolaan dana penunjang operasional Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua.
“Saksi AK didalami terkait aliran uang yang bersumber dari dugaan korupsi pada pengelolaan dana penunjang operasional di lingkungan Pemprov Papua,” ujar Budi kepada media di Jakarta, Selasa (21/10/2025).
Selain AK, KPK juga memanggil seorang saksi dari pihak swasta berinisial AA. Namun, AA tidak dapat hadir pada tanggal tersebut dan penjadwalan pemeriksaan akan dikomunikasikan kembali.
Kasus ini sebelumnya terungkap pada 11 Juni 2025, saat KPK mengungkap dugaan suap dana penunjang operasional dan program peningkatan pelayanan kedinasan kepala serta wakil kepala daerah di Provinsi Papua selama periode 2020-2022. Berdasarkan perhitungan KPK, kerugian keuangan negara akibat kasus ini mencapai Rp 1,2 triliun.
Dalam kasus ini, KPK menetapkan mantan Bendahara Pengeluaran Pembantu Kepala Daerah Provinsi Papua, Dius Enumbi sebagai tersangka.
Sementara itu, mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe juga sempat berstatus tersangka. Namun, status tersangka Lukas Enembe gugur setelah yang bersangkutan meninggal dunia pada 26 Desember 2023.
Pemeriksaan staf Elang Indonesia oleh KPK menunjukkan keseriusan lembaga antirasuah dalam menelusuri aliran uang dan memastikan semua pihak yang terlibat dalam dugaan suap dana Papua dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




