ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mahfud MD Ingin Mundur, Jokowi: Itu Hak, Saya Sangat Menghargai

Rabu, 31 Januari 2024 | 17:18 WIB
MH
IC
Penulis: Mita Amalia Hapsari | Editor: CAH
Presiden Joko Widodo (Jokowi) seusai penyerahan pesawat Super Hercules C-130J A-1344 di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu, 24 Januari 2024 pagi.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) seusai penyerahan pesawat Super Hercules C-130J A-1344 di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu, 24 Januari 2024 pagi. (Beritasatu.com/Ichsan Ali)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang ingin mengundurkan diri dari kabinet. Jokowi menyebut, keputusan Mahfud merupakan hak yang ia hargai. 

Kendati telah mengetahui informasi tersebut secara tidak langsung, Jokowi mengaku belum menerima laporan resmi dari Mahfud MD. 

"Itu hak, saya sangat menghargai. Sampai detik ini saya belum mendapatkan laporan," kata Jokowi saat kunjungan kerja ke saat mengunjungi RUSP dr Soeradji Tirtonegoro, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (31/1/2024). 

ADVERTISEMENT

Jokowi menegaskan Kabinet Indonesia Maju (KIM) hingga saat ini masih sangat solid meski Mahfud MD ingin mundur. 

Sementara itu, terkait apakah Jokowi menghendaki keinginan Mahfud untuk mundur menjelang berakhirnya pemerintahan Jokowi,  Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana mengungkapkan bahwa keinginan Mahfud untuk mundur merupakan pertimbangan utama bagi Jokowi. 

"Ini kan tentu kita harus juga menghormati keinginan dari Pak Mahfud. Jika Pak Mahfud sudah menyampaikan surat pengunduran diri, tentu pertimbangan utama dari yang apa menjadi keinginan Pak Mahfud itu," kata Ari di Istana Presiden, Jakarta, Rabu. 

Ari menyebut bahwa pengunduran diri baru resmi setelah presiden menyetujui dan tertuang dalam surat sebuah Keputusan Presiden. 

"Mekanismenya setelah disampaikan, ketika bapak presiden memberikan persetujuan tentu ada keppres untuk pemberhentian. Selanjutnya menunggu arahan presiden mengenai pengisian posisi Menko Polhukam. Tentu ini harus betul-betul kami pastikan penyelenggaraan pemerintah dan fungsi yang harus dijalankan oleh Menko Polhukam, itu tetap berjalan seperti biasa," tutur dia. 

Kendati demikian, Ari belum bisa memastikan kapan pertemuan Mahfud dengan Presiden Jokowi terkait pamitannya tersebut. Pasalnya, saat ini presiden sedang berada di Jawa Tengah. 

"Presiden sedang berada di daerah dalam rangka kunjungan kerja. Beliau akan kembali ke Jakarta besok malam. Setelah itu, baru kita bisa tahu kapan bisa dijadwalkan pertemuan antara Pak Mahfud dengan presiden. Tergantung waktu yang dialokasikan untuk bertemu," jelas Ari. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mahfud MD Kenang Juwono sebagai Ilmuwan Pertahanan Kelas Dunia

Mahfud MD Kenang Juwono sebagai Ilmuwan Pertahanan Kelas Dunia

NASIONAL
Mahfud MD Jadi Khatib Idulfitri di Al-Azhar, Ini Jadwalnya

Mahfud MD Jadi Khatib Idulfitri di Al-Azhar, Ini Jadwalnya

JAKARTA
KPK Jawab Mahfud MD Soal Penetapan Yaqut Jadi Tersangka

KPK Jawab Mahfud MD Soal Penetapan Yaqut Jadi Tersangka

NASIONAL
Mahfud MD Kritik Penetapan Tersangka Gus Yaqut

Mahfud MD Kritik Penetapan Tersangka Gus Yaqut

NASIONAL
Yusril: Parliamentary Threshold Tak Perlu Ada Lagi

Yusril: Parliamentary Threshold Tak Perlu Ada Lagi

NASIONAL
Tarawih di Istiqlal, Abdul Mu'ti hingga Mahfud MD Jadi Penceramah

Tarawih di Istiqlal, Abdul Mu'ti hingga Mahfud MD Jadi Penceramah

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon