ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

JK Sebut Golkar Terbuka Terima Jokowi dan Gibran

Kamis, 25 April 2024 | 17:48 WIB
YP
IC
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: CAH
Wakil presiden (Wapres) ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK) di Universitas Indonesia (UI), Depok, Sabtu, 24 Februari 2024.
Wakil presiden (Wapres) ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK) di Universitas Indonesia (UI), Depok, Sabtu, 24 Februari 2024. (Beritasatu.com/Monique Handa Shafira)

Depok, Beritasatu.com - Politisi senior Partai Golkar Jusuf Kalla mengatakan dirinya keberatan jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan wakil presiden terpilih periode 2024-2029, Gibran Rakabuming Raka bergabung dengan Partai Golkar. 

JK, sapaan akrabnya, menegaskan Partai Golkar adalah partai terbuka sehingga siapa saja bisa bergabung, apalagi tokoh seperti Jokowi dan Gibran.

"Iya, semua orang, kamu juga bisa masuk Golkar. Semua, Golkar tuh partai terbuka, boleh masuk, semua orang boleh masuk," ujar JK di kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Jakarta Barat, Kamis (25/4/2024).

ADVERTISEMENT

Terkait posisi Jokowi dan Gibran nanti di struktur kepengurusan Partai Golkar, JK menyerahkan sepenuhnya kepada kebijakan pimpinan partai berlambang pohon beringin tersebut. "Terserah pimpinannya," tandas JK.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo dan wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka sudah menjadi keluarga besar partai Golkar. Hal ini disampaikan Airlangga seusai Jokowi dan Gibran dicoret oleh PDIP. 

"Jadi, bagi kami Pak Jokowi dan Mas Gibran itu sudah masuk dalam keluarga besar Golkar. Tinggal tentunya formalitasnya saja," ujar Airlangga di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2024).

Airlangga menjelaskan alasan Jokowi dan Gibran sudah menjadi bagian dari keluarga besar Partai Golkar. Pasalnya, Jokowi dekat dengan Partai Golkar dan Gibran mendapatkan mandat dari Partai Golkar maju cawapres melalui mekanisme Rapimnas resmi. 

"Tentu partai Golkar selalu terbuka terhadap kader-kader terbaik bangsa ini. Jelas Pak presiden, Pak Jokowi adalah kader terbaik bangsa yang sudah bersama Partai Golkar di dalam dua periode beliau," tandas Airlangga.

Hanya saja, Golkar belum memastikan jabatan untuk Jokowi di Golkar. Pasalnya, saat ini, Jokowi masih menjadi milik bangsa dan semua partai politik.

"Kalau posisi tergantung beliau karena beliau sekarang milik bangsa. Beliau milik semua partai," pungkas Airlangga.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

MPR Evaluasi LCC 4 Pilar Seusai Kontroversi

MPR Evaluasi LCC 4 Pilar Seusai Kontroversi

NASIONAL
Tegur Tokoh Bangsa, Golkar: Jangan Serang Hal Pribadi!

Tegur Tokoh Bangsa, Golkar: Jangan Serang Hal Pribadi!

NASIONAL
Bukan Sekadar Threshold, Golkar Ungkap Poin Krusial RUU Pemilu

Bukan Sekadar Threshold, Golkar Ungkap Poin Krusial RUU Pemilu

NASIONAL
Golkar Tak Khawatir Gubernur Rudy Mas'ud Didemo Warga Kaltim

Golkar Tak Khawatir Gubernur Rudy Mas'ud Didemo Warga Kaltim

NASIONAL
Golkar Desak RUU Pemilu Disahkan 2026, Ini Alasannya

Golkar Desak RUU Pemilu Disahkan 2026, Ini Alasannya

NASIONAL
Bahlil Tegaskan Musda Golkar Malut Bukan Ajang Pecah Belah

Bahlil Tegaskan Musda Golkar Malut Bukan Ajang Pecah Belah

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon