CSIS: PDIP Kehilangan Dominasi di 6 Provinsi, Golkar Menguat
Jumat, 9 Agustus 2024 | 01:25 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kekuatan politik PDI Perjuangan (PDIP) di tingkat provinsi tidak lagi mendominasi. Menurut Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS Arya Fernandes kekuatan PDIP pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 mengalami penurunan dibandingkan hasil raihan Pileg 2019.
“Terjadi perubahan dominasi beberapa partai politik di DPRD,” ujar Arya Fernandes di kantor CSIS, Kamis (8/8/2024).
Pada periode 2019, PDIP berhasil unggul dan menjadi partai dominan di banyak provinsi, sehingga mendapatkan posisi kursi pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di provinsi-provinsi tersebut. Namun, Pileg periode 2024 suara PDIP lemah dan kehilangan posisi dominan di enam provinsi.
Arya menyatakan perubahan dominasi atau power shift untuk PDIP, berbanding terbalik untuk Partai Golkar. Partai yang di pimpin Airlangga Hartarto itu berhasil menguatkan posisinya dan ini ditandai peningkatan dalam hal perolehan kursi di DPRD berbagai provinsi.
“Golkar saya kira ini mendapatkan keuntungan yang banyak, terjadi peningkatan dalam hal kader Golkar yang menjadi ketua DPRD,” lanjutnya.
Kondisi ini menurut Arya Fernandes menjadi tantangan besar buat PDIP yang harus bekerja keras untuk mengimbangi kerugian yang dialami pada Pileg 2024.
“Dalam kasus seperti ini saya kira ini jadi pekerjaan rumah (PR) PDIP bagaimana bisa mengompensasi kekalahan pada pemilu legislatif ini dengan bisa mendorong orang-orang yang mungkin punya kompetensi berpengalaman di daerah-daerah di Indonesia,” tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




