Satryo Brodjonegoro Kena Reshuffle Kabinet, Wamen Stella: Ini Keputusan Terbaik Presiden
Rabu, 19 Februari 2025 | 20:06 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Menteri (Wamen) Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menghormati keputusan reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto yang mengganti posisi Satryo Soemantri Brodjonegoro dari jabatan mendiktisaintek.
Satryo Brodjonegoro kini tak lagi menjabat sebagai mendiktisaintek setelah terkena reshuffle kabinet, Rabu (19/2/2025). Posisinya digantikan oleh Brian Yuliarto yang resmi dilantik sebagai mendiktisaintek baru berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 26 P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan periode 2024-2029.
Menurut Stella, langkah Presiden Prabowo untuk melakukan reshuffle kabinet merupakan keputusan terbaik untuk bangsa dan negara.
"Kami percaya keputusan Pak Presiden itu adalah yang sangat terbaik untuk bangsa dan negara," kata Stella di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (19/2/2025).
Stella menambahkan, Presiden Prabowo Subianto selalu membuat keputusan yang menguntungkan bagi bangsa dan negara. Dia pun mengaku siap mendukung Brian Yuliarto untuk menyukseskan program-program di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Selain itu, Stella meyakini perubahan posisi mendiktisaintek tak akan mengganggu jalannya pekerjaan di kementeriannya.
"Tidak (mengganggu kinerja). Kalau untuk kinerja, kami dari kementerian selalu siap untuk melaksanakan," tegas Stella.
Saat ditanya soal penyebab Satryo Brodjonegoro terkena reshuffle, Stella bungkam dan langsung memasuki mobilnya.
Sebelumnya, Satryo Brodjonegoro telah buka suara terkait perombakan kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo. Dia mengaku mengundurkan diri dari jabatannya sebagai mendiktisaintek dan telah menyerahkan surat pengunduran ke Kementerian Sekretariat Negara (Setneg), karena merasa kinerjanya selama empat bulan tidak sesuai harapan presiden.
"Jadi saya itu baru saja ke Setneg menyerahkan surat pengunduran diri saya sebagai mendiktisaintek. Alasan utamanya karena saya sudah bekerja keras selama empat bulan ini. Namun, karena mungkin tidak sesuai dengan harapan dari pemerintah. Ya saya lebih baik mundur daripada diberhentikan," kata Satryo kepada wartawan, Rabu (19/2/2025) ketika merespons reshuffle kabinet Prabowo.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




