Kemesraan Prabowo, SBY, Jokowi, dan Puan Cermin Politik Tingkat Tinggi
Selasa, 4 Maret 2025 | 04:40 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Partai Demokrat menilai keakraban antara Presiden Prabowo Subianto, mantan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), dan Ketua DPR Puan Maharani adalah cerminan politik tingkat tinggi.
Kemesraan itu terlihat dalam parade senja retret kepala daerah di Akmil, Magelang pada Kamis (27/2/2025). Menurut Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron, politik tingkat tinggi adalah cara berpolitik yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya.
"Politik tingkat tinggi terjadi ketika kepentingan bangsa dan negara ditempatkan di atas segalanya. Inilah nilai-nilai yang membangun persatuan dan kesatuan seluruh rakyat Indonesia," ujar Herman di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (3/3/2025).
Herman menekankan, kemesraan Prabowo, SBY, Jokowi, dan Puan Maharani dalam pertemuan para tokoh bangsa perlu menjadi tradisi karena dapat memperkuat persatuan masyarakat dan meningkatkan optimisme terhadap kemajuan Indonesia.
BACA JUGA
RI Maju Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2031, Erick Thohir Bakal Pertemukan Prabowo dengan Presiden AFC
"Kalau para tokohnya bersatu, ini juga menguatkan persatuan dan kesatuan seluruh rakyat Indonesia. Para tokoh harus menunjukkan nilai-nilai kebangsaan yang tinggi dan politik tingkat tinggi," tambahnya.
Herman menegaskan bahwa Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Ketua Majelis Tinggi Demokrat SBY, sejak awal terbuka untuk bersilaturahmi dengan siapa pun demi kepentingan bangsa.
"Fondasi membangun bangsa ini ada di persatuan dan kesatuan. Tantangan ke depan semakin besar, dan kebersamaan adalah kunci untuk menghadapi hal tersebut," tutupnya terkait kemesraan Prabowo, SBY, Jokowi, dan Puan Maharani.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




