AJI Soroti Kesejahteraan Jurnalis di Tengah Gelombang PHK Media
Minggu, 11 Mei 2025 | 13:36 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menegaskan bahwa kesejahteraan jurnalis harus tetap menjadi prioritas, meskipun industri media saat ini tengah dihantam gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal.
Ketua Divisi Ketenagakerjaan AJI Jakarta, Caesar Akbar menuturkan, peran jurnalis dalam ekosistem demokrasi tidak boleh diabaikan sekalipun kondisi finansial perusahaan media tengah tertekan.
“Concern kami di AJI adalah seberat apapun kondisi lanskap industri media saat ini, kesejahteraan jurnalis tidak boleh diabaikan,” ujar Caesar dalam keterangan tertulis kepada Beritasatu.com, Minggu (11/5/2025).
Menurutnya, jurnalis merupakan ujung tombak keberlangsungan media dan memainkan peran krusial sebagai saksi sejarah, pengawas kebijakan publik, sekaligus kontrol sosial bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Caesar menegaskan, upah jurnalis bukan hanya tanggung jawab perusahaan, melainkan juga bagian dari hak rakyat yang dijamin undang-undang.
“Upah rakyat harus diberikan, fasilitas kerja pun tetap harus disediakan karena itu bagian dari sistem kerja media yang sehat dan independen,” tegasnya.
Dalam menghadapi tantangan industri, Caesar mendorong perusahaan media untuk melakukan inovasi dan mengeksplorasi berbagai peluang baru. Ia menilai, penurunan belanja iklan bukanlah fenomena baru, melainkan tren jangka panjang yang seharusnya sudah diantisipasi sejak lama.
“Memang tidak mudah, tetapi media harus terus berinovasi dan mencari peluang lain. Penurunan belanja iklan ini sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir, jadi seharusnya perusahaan mulai bertransformasi,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya penyesuaian model bisnis seiring perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumsi informasi masyarakat.
“Selain memperbaiki model bisnis, perusahaan media juga perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan melakukan reformasi proses bisnis,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




