Wabup Lebak Amir Hamzah Soroti Peran Vital Pers Menjaga Demokrasi
Minggu, 12 Oktober 2025 | 09:54 WIB
Lebak, Beritasatu.com- Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menegaskan pentingnya peran pers sebagai pilar utama demokrasi. Menurutnya, tanpa media dan jurnalis profesional serta sehat, mustahil proses demokrasi dapat berjalan secara ideal.
Hal itu disampaikan Amir saat menghadiri rapat kerja dan milad ke-VI Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Kabupaten Lebak di Villa Sari Alam, Ciater, Subang, Jawa Barat, Jumat (11/10/2025).
"Pilar keempat demokrasi adalah pers. Tanpa pers yang sehat, partai politik yang sehat, pemerintah yang sehat, dan dunia usaha yang sehat, omong kosong demokrasi itu," kata Amir dalam sambutannya.
Amir menjelaskan, profesi wartawan memiliki kedudukan setara dengan unsur-unsur penting lain dalam demokrasi, seperti aparat penegak hukum dan birokrasi. Karena itu, pejabat publik wajib memahami dan menghormati peran jurnalis sebagai penjaga keseimbangan demokrasi.
Selain itu, Amir juga menyoroti fenomena meningkatnya peran media sosial (medsos) yang sering kali disalahgunakan. Ia menilai, ruang digital di Indonesia belum diimbangi dengan kesadaran dan tata krama bermedia yang baik.
"Sekarang media sosial dianggap sebagai maha benar dengan segala kesalahannya. Kalau viral seolah benar, padahal belum tentu. Wartawan itu bekerja dengan kaidah dan fakta. Tetapi di medsos, orang seenaknya menuduh tanpa dasar," tegasnya.
Amir berharap masyarakat dan pengguna media sosial lebih bijak dalam berkomunikasi di ruang digital. Ia juga mengingatkan agar para jurnalis bisa tetap menjaga etika jurnalistik dan tidak terpengaruh oleh arus informasi yang tidak jelas sumbernya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati juga mengajak insan pers untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah. Ia menilai hubungan baik antara pemerintah dan media akan memperkuat transparansi, sekaligus membantu pemerintah dalam mengawasi pelaksanaan program pembangunan.
"Jangan jadi pejabat kalau takut dikritik. Kritik itu penting untuk memperbaiki kinerja. Wartawan itu mata dan telinga pemerintah. Kalau ada jalan rusak atau pelayanan publik buruk, ya beritakan saja dengan fakta," katanya.
Menutup sambutannya, Amir mengajak seluruh insan pers di Lebak untuk terus memperkuat profesionalisme, menjaga independensi, serta menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah.
"Pers yang sehat akan melahirkan demokrasi yang sehat. Dan demokrasi yang sehat hanya mungkin kalau komunikasi antara pemerintah dan wartawan juga sehat," pungkas Amir.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




