ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Alasan 4 Pulau Aceh Diperebutkan, Mualem: Kandungan Gasnya Besar

Senin, 16 Juni 2025 | 15:28 WIB
CM
SM
Penulis: Cut Mery | Editor: SMR
Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem saat memberikan sambutan pertama setelah dilantik oleh Mendagri Tito Karnavian di Banda Aceh, Rabu (12/2/2025).
Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem saat memberikan sambutan pertama setelah dilantik oleh Mendagri Tito Karnavian di Banda Aceh, Rabu (12/2/2025). (Antara/Khalis Surry)

Banda Aceh, Beritasatu.com – Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem mengatakan empat pulau yang bersengketa antara Aceh dengan Sumatera Utara memiliki potensi gas alam yang sama besarnya dengan di wilayah perairan Andaman.

"Kenapa sekarang berebut empat pulau itu, tahu enggak? Itu kandungan energi, kandungan gas sama besar di Andaman. Itu permasalahannya," kata Mualem saat pelantikan wali kota dan wakil wali kota Sabang di Banda Aceh, Sabtu (14/6/2025), .

Mualem menyatakan empat pulau yang bersengketa, yakni Pulau Lipan, Pulau Panjang, Pulau Mangkir Besar, dan Pulau Mangkir Kecil masuk dalam wilayah Kabupaten Aceh Singkil, meski secara geografis letaknya lebih dekat dengan Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, kedekatan geografis tidak serta-merta bisa mengeklaim sebuah wilayah. Dia mencontohkan kedekatan geografis Pulau Andaman dengan Aceh. Meski letaknya lebih dekat ke Aceh, tetapi Andaman tetap menjadi milik India. 

Dengan nada serius, Mualem menekannya pentingnya menjaga kedaulatan pulau-pulau di Aceh, termasuk Pulau Rondo yang berada di atas Pulau Weh, Sabang, agar tidak direbut pihak lain.

"Pulau kita mau direbut di Singkil. Kita ambil Andaman saja, boleh? karena dekat. Kalau tidak, jaga Pulau Rondo biar tidak diambil India. Walaupun bercanda, kita harus hati-hati juga. Tetapi yang jelas, empat pulau itu hak kita, kita punya, jadi selow saja," ujar ketua umum Partai Aceh itu. 

Benarkah Ada Migas di 4 Pulau Bersengketa Aceh-Sumut?

Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) Nasri Jalal menjawab terkait kabar ada potensi migas besar di sekitar Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Besar, dan Pulau Mangkir Kecil. 

Dia menegaskan sejauh ini belum ada data seismik yang menyatakan ada potensi migas di keempat pulau bersengketa itu, meskipun letaknya berdekatan dengan wilayah potensi migas, khususnya di sekitar wilayah kerja (WK) Offshore West Aceh (OSWA).

Namun, Nasri menegaskan keempat pulau tersebut secara spesifik tidak termasuk dalam WK OSWA. 

"Belum ada cakupan data seismik di empat pulau tersebut, sehingga evaluasi potensi migas belum bisa dilakukan secara komprehensif," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mualem Sebut Aceh Butuh Dana Rp 40 T untuk Pemulihan Pascabencana

Mualem Sebut Aceh Butuh Dana Rp 40 T untuk Pemulihan Pascabencana

NUSANTARA
Aceh Terima 9.500 Paket Bantuan Banjir dari Relawan China dan Malaysia

Aceh Terima 9.500 Paket Bantuan Banjir dari Relawan China dan Malaysia

NUSANTARA
Mualem Temui Seskab Teddy Bahas Progres Pemulihan Aceh Pascabencana

Mualem Temui Seskab Teddy Bahas Progres Pemulihan Aceh Pascabencana

NASIONAL
Mendagri Pastikan Gubernur Aceh ke Malaysia untuk Berobat

Mendagri Pastikan Gubernur Aceh ke Malaysia untuk Berobat

NASIONAL
-

-

NASIONAL
Viral Ustaz Khalid Basalamah Hadiri Pernikahan Mualem di Malaysia

Viral Ustaz Khalid Basalamah Hadiri Pernikahan Mualem di Malaysia

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon