TNI AU Siagakan Hercules dan Boeing Evakuasi WNI dari Iran dan Israel
Jumat, 20 Juni 2025 | 10:17 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - TNI Angkatan Udara (AU) menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung proses evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari wilayah konflik di Iran dan Israel, termasuk dengan menyiagakan pesawat angkut jenis Hercules dan Boeing.
“Kami sudah siapkan pesawat, baik Hercules maupun Boeing. Kru dan pasukan juga sudah dalam posisi siaga,” ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (20/6/2025) dikutip dari Antara.
Meski demikian, hingga kini TNI AU belum menerima perintah resmi dari Markas Besar TNI untuk melaksanakan misi tersebut. Namun, Suadnyana menegaskan, TNI AU siap digerakkan kapan saja jika instruksi dikeluarkan.
“Prinsipnya, kami siap melaksanakan tugas kapan pun perintah diberikan,” tambahnya.
Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah menginstruksikan pembentukan tim khusus berisi 34 personel gabungan dari berbagai matra untuk membantu proses evakuasi WNI dari kedua negara tersebut.
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen Kristomei Sianturi, menyampaikan tim Crisis Response Team (CRT) tersebut saat ini masih berada di Jakarta, menunggu perintah lebih lanjut. Mereka disiagakan untuk bergerak cepat baik dari lokasi konflik maupun saat WNI sudah tiba di bandara di Indonesia.
Data dari Kementerian Luar Negeri menunjukkan terdapat 578 WNI di wilayah Iran dan Israel: 386 di Iran dan 192 di Israel. Dari jumlah itu, 115 orang di Iran dan 11 orang di Israel telah menyatakan kesediaan untuk dievakuasi. Mayoritas dari mereka merupakan pelajar dan mahasiswa yang tinggal di wilayah rawan konflik.
Evakuasi dari Iran dijadwalkan dimulai Jumat (20/6/2025) pagi pukul 07.00 waktu setempat, dengan tujuan Baku, Azerbaijan. Di sana, para WNI akan transit selama dua malam sebelum pulang ke Tanah Air menggunakan pesawat komersial pada Minggu, 22 Juni 2025.
Sementara itu, WNI dari Israel akan dievakuasi melalui Amman, Yordania, sebelum diterbangkan ke Indonesia.
Kristomei menyampaikan peran tim TNI dalam proses evakuasi masih akan menyesuaikan situasi. Namun, ia memastikan seluruh personel siap diterjunkan ke zona konflik jika dibutuhkan.
“Perlindungan terhadap WNI, baik di dalam maupun luar negeri, adalah bagian dari mandat konstitusional TNI yang akan dijalankan secara optimal dalam kerangka kepentingan nasional,” tutup Kristomei.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




