Aktivitas Pesawat Tempur TNI Tak Dikurangi meski Dibatasi Pakai BBM
Kamis, 9 April 2026 | 16:03 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Mohamad Tonny Harjono memastikan kebijakan penghematan bahan bakar minyak (BBM) tidak akan mengurangi aktivitas pesawat tempur dalam menjaga wilayah udara Indonesia.
"Angkatan Udara sangat adaptif menyesuaikan dari kebijakan pemerintah bahwa kita juga tetap menyesuaikan dengan situasi global. Tetapi kami tidak menurunkan kualitas safety dan kualitas profesionalisme penerbang kami," kata Tonny saat jumpa pers di Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2026), dikutip dari Antara.
Tonny mengakui TNI AU sedang berupaya membatasi penggunaan BBM sesuai arahan pemerintah pusat. Kebijakan tersebut diterapkan dengan tetap menjaga efektivitas operasional pesawat tempur.
Sejumlah langkah dilakukan untuk menekan penggunaan BBM tanpa mengganggu kinerja. Salah satunya dengan menggabungkan latihan manuver pesawat tempur dengan patroli udara.
Selain itu, porsi latihan dan jam terbang penerbang pesawat tempur maupun pesawat angkut dipastikan tidak dikurangi.
Seluruh kegiatan latihan terbang yang sebelumnya dilakukan terpisah kini digabung dalam satu rangkaian penerbangan.
"Pemanfaatan fuel (bahan bakar) yang kita kurangi dan beberapa metode latihan kita jadikan satu yang semula latihan sendiri-sendiri. Ini kita jadikan satu sortie (penerbangan) untuk beberapa latihan," jelas Tonny.
Penyesuaian juga dilakukan pada operasional di darat agar sejalan dengan kebijakan penghematan bahan bakar.
Langkah tersebut diharapkan membuat penggunaan bahan bakar lebih efektif tanpa mengurangi kualitas operasi udara.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




