Gejolak Geopolitik Global Hambat Target Penempatan PMI pada 2025
Sabtu, 28 Juni 2025 | 19:31 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Target penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) di luar negeri pada 2025 dipastikan terdampak oleh kondisi geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah.
Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) sebelumnya memasang target pengiriman lebih dari 400.000 PMI pada 2025. Namun, hingga pertengahan tahun ini, pencapaiannya baru sekitar 29%.
"Sekarang ini kita sudah mengirim 124.5000. Ini akan kita genjot karena keadaan geopolitik internasional ini memang berpengaruh," ujar Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, di Jakarta, Sabtu (28/6/2025).
Ia mengakui, tantangan eksternal seperti konflik geopolitik dan perlambatan ekonomi global turut berdampak pada realisasi target tersebut. Namun, Karding memastikan pihaknya terus berupaya meningkatkan jumlah penempatan serta memperkuat sistem pelindungan dan tata kelola pengiriman PMI.
"Slow down ekonomi dunia berpengaruh. Dari internal sedang kita genjot," tambahnya.
Menurut Karding, penempatan PMI menjadi indikator utama kinerja Kementerian P2MI. Namun, ketidakpastian global membuat target yang sebelumnya dicanangkan terkesan terlalu tinggi.
"Dahulu waktu rapat pertama kita menarget terlalu besar penempatan PM. Penempatan ini menjadi display utama Kementerian P2MI di depan presiden. Laporan pertama yang saya sampaikan ke presiden waktu ratas 400.000 lebih," kata Karding.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




