Benarkah CPNS 2025 Dibuka untuk Umum? Cek Informasinya
Senin, 1 September 2025 | 10:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2025 menjadi topik hangat di kalangan masyarakat Indonesia. Setiap tahun, ribuan pelamar bersaing untuk mendapatkan posisi di instansi pemerintah.
Dengan adanya rencana pembukaan pendaftaran CPNS 2025, banyak yang penasaran mengenai jadwal, syarat, dan cara pendaftaran yang akan diterapkan. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut informasi mengenai CPNS 2025:
Kapan Pendaftaran CPNS 2025 Dibuka?
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini, telah mengungkapkan bahwa pendaftaran CPNS 2025 diperkirakan akan dibuka setelah proses seleksi CPNS 2024 selesai.
Berdasarkan informasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), rangkaian seleksi CPNS 2024 dijadwalkan berakhir pada 23 Maret 2025. Artinya, pendaftaran CPNS 2025 kemungkinan baru akan dimulai setelah tanggal tersebut.
Menteri PANRB Rini Widyantini juga menegaskan bahwa pemerintah akan segera memutuskan kelanjutan seleksi.
“Saya kan lagi menyelesaikan seleksi yang kemarin, kalau itu sudah selesai, baru kita pikirkan. Tentunya birokrasi masih memerlukan anak-anak yang hebat, para fresh graduate, kami masih memerlukan untuk memperbaiki birokrasi kita,” ujar Rini pada 27 Februari 2025 lalu.
Ia menjelaskan bahwa pembukaan seleksi CPNS 2025 akan mempertimbangkan kebutuhan jabatan di kementerian atau lembaga, posisi yang belum terisi dari seleksi sebelumnya, serta persetujuan resmi dari Presiden Prabowo Subianto.
Hingga kini, jadwal resmi dan detail formasi belum diumumkan, sehingga para calon pelamar disarankan mulai mempersiapkan diri sejak sekarang.
Untuk mengecek formasi nantinya, kemungkinan prosedurnya akan sama seperti pada seleksi CPNS 2024.
Syarat Umum Pendaftaran CPNS 2025
Kemungkinan besar, persyaratan pendaftaran CPNS 2025 tidak akan jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Beberapa syarat umum meliputi:
- Warga negara Indonesia berusia 18-35 tahun (atau hingga 40 tahun untuk posisi tertentu).
- Sehat jasmani dan rohani.
- Tidak pernah dijatuhi hukuman pidana 2 tahun atau lebih.
- Tidak pernah diberhentikan tidak hormat dari PNS/TNI/Polri/pegawai swasta.
- Tidak sedang menjabat sebagai CPNS/PNS/TNI/Polri.
- Tidak terlibat dalam partai politik.
- Memenuhi kualifikasi pendidikan sesuai formasi yang dilamar.
Dokumen Penting untuk Pendaftaran
Beberapa dokumen yang perlu disiapkan antara lain:
- Kartu keluarga (KK) dan KTP.
- Ijazah dan transkrip nilai.
- Foto resmi berlatar belakang merah.
- Swafoto.
- Dokumen tambahan sesuai ketentuan instansi terkait.
Cara Membuat Akun SSCASN
Pendaftaran CPNS dilakukan secara daring melalui portal resmi SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id. Berikut panduan membuat akun yang sudah disesuaikan:
- Buka situs resmi SSCASN.
- Pilih menu daftar untuk memulai proses pendaftaran.
- Lengkapi data diri, seperti nomor induk kependudukan (NIK), nomor kartu keluarga (KK), alamat email aktif, dan nomor telepon.
- Pastikan semua data sudah benar, lalu klik Lanjutkan.
- Pilih opsi proses pendaftaran akun sesuai instruksi di layar.
- Masuk (login) menggunakan email dan kata sandi yang telah dibuat.
- Pantau perkembangan informasi pendaftaran dan ikuti tahapan seleksi saat jadwal resmi diumumkan.
CPNS 2025 Hanya untuk Jalur Sekolah Kedinasan?
Seleksi CPNS telah dibuka oleh pemerintah sejak 29 Juni 2025. Sayangnya, seleksi CPNS tahun ini tidak dibuka untuk umum. Pemerintah fokus membuka lowongan CPNS melalui jalur sekolah kedinasan.
Diketahui, alokasi formasi untuk sekolah kedinasan ini berjumlah 3.252 formasi yang difokuskan pada tujuh kementerian/lembaga penyelenggara.
Formasi masing-masing sekolah kedinasan yakni:
- Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (STMKG BMKG): 350 formasi
- Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS BPS): 400 formasi
- Politeknik Siber dan Sandi Negara (PSSN BSSN): 50 formasi
- Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN Kemendagri): 1.061 formasi
- Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN BIN): 100 formasi
- Politeknik Keuangan Negara (PKN STAN): 500 formasi
- Sipencatar Kemenhub: 791 formasi
Menteri PANRB Rini Widyantini memastikan bahwa proses seleksi sekolah kedinasan dilakukan secara objektif dan transparan.
“Pelaksanaan SKD untuk sekolah kedinasan ini dilakukan secara objektif dan transparan. Setiap peserta akan langsung tahu berapa skor yang telah mereka kerjakan, tidak ada joki ataupun nepotisme di dalam proses seleksi ini,” kata Rini dalam keterangannya, dikutip dari Antara, Senin (1/9/2025).
Proses seleksi dilakukan dengan computer assisted test (CAT) yang mengutamakan transparansi karena hasil tes para peserta dapat dilihat secara langsung.
SKD hari pertama seleksi CPNS jalur kedinasan diikuti oleh sekitar 5.000 peserta yang mendaftar di instansi terkait.
Jadwal Lengkap CPNS 2025 Jalur Sekolah Kedinasan
Berikut jadwal lengkap tahapan seleksi CPNS 2025 jalur sekolah kedinasan:
- Pengumuman seleksi: 28 Juni-12 Juli 2025
- Pendaftaran seleksi: 29 Juni-18 Juli 2025
- Seleksi administrasi: 29 Juni-21 Juli 2025
- Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22-24 Juli 2025
- Pemrosesan dan penyampaian kode billing PNBP: 25-27 Juli 2025
- Pembayaran kode billing PNBP: 28 Juli-1 Agustus 2025
- Validasi data peserta yang membayar PNBP: 2-3 Agustus 2025
- Penyusunan jadwal SKD: 4-6 Agustus 2025
- Pengumuman jadwal SKD: 5-10 Agustus 2025
- Pelaksanaan SKD: 11-26 Agustus 2025
- Pengolahan nilai SKD: 23-29 Agustus 2025
- Pengumuman hasil SKD: 27-31 Agustus 2025
- Seleksi lanjutan CAT BKN: 15-16 September 2025
- Seleksi lanjutan Non CAT BKN: 28 Agustus-16 September 2025
- Pengumuman kelulusan akhir: 7-18 September 2025
- Penyampaian laporan hasil seleksi ke BKN: 7 September-6 Oktober 2025
Jadi, benarkah CPNS 2025 dibuka untuk umum? Hingga saat ini, jawabannya adalah belum. Pemerintah hanya membuka pendaftaran CPNS 2025 melalui jalur sekolah kedinasan dengan total 3.252 formasi. Namun, peluang pembukaan jalur umum tetap ada setelah seleksi 2024 benar-benar tuntas dan pemerintah melakukan evaluasi kebutuhan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




