ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kapolri Buka Suara soal Kematian Mahasiswa Amikom pada Aksi DIY

Senin, 1 September 2025 | 23:00 WIB
RH
SL
Penulis: Ricki Putra Harahap | Editor: LES
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan penggunaan peluru karet oleh aparat kepolisian dalam menghadapi massa perusuh atau anarko telah sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan aturan hukum yang berlaku.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan penggunaan peluru karet oleh aparat kepolisian dalam menghadapi massa perusuh atau anarko telah sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan aturan hukum yang berlaku. (Beritasatu.com/Ricki Putra Harahap)

Jakarta, Beritasatu.com –  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara terkait meninggalnya Rheza Sendy Pratama (21), mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta, seusai aksi ricuh di depan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Minggu (31/8/2025) dini hari.

Listyo menyatakan bahwa pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi tersebut.

“Ya saya kira semuanya sudah jelas, dan saat ini sedang dilakukan pendalaman, meninggalnya karena apa,” ujar Listyo seusai menjenguk korban kerusuhan di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (1/9/2025).

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Universitas Amikom Yogyakarta menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Rheza. Dalam video yang beredar di media sosial, Rheza terlihat berboncengan sepeda motor bersama temannya melewati depan Polda DIY yang dijaga aparat kepolisian. Saat itu terdengar tembakan gas air mata, kemudian korban tidak terlihat lagi.

Ayah korban, Yoyon Surono, mengatakan mendapat kabar putranya sudah berada di RSUP Dr Sardjito. Saat memandikan jenazah, ia menemukan sejumlah luka di tubuh anaknya.

“Leher belakang seperti patah, pelipis dahi luka bocor, banyak bekas jejak sepatu PDL di dada dan perut, serta memar seperti sabetan di badannya,” ungkap Yoyon di rumah duka, Minggu (31/8/2025).

Pihak kampus membenarkan bahwa Rheza adalah mahasiswa semester lima program studi Ilmu Komunikasi. Universitas Amikom mendesak kepolisian memberi penjelasan terkait peristiwa tersebut dan mengungkap penyebab kematian korban.

Jenazah Rheza dimakamkan di TPU Dusun Jaten, Sendangadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, pada Minggu sore. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait penyebab meninggalnya mahasiswa tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Prabowo Pastikan Kapolri Tetap di Bawah Presiden dan Disetujui DPR

Prabowo Pastikan Kapolri Tetap di Bawah Presiden dan Disetujui DPR

NASIONAL
Kapolri Rapat Bareng Bahlil hingga Amran Bahas Isu Global

Kapolri Rapat Bareng Bahlil hingga Amran Bahas Isu Global

NASIONAL
Kapolri: Kecelakaan Selama Arus Mudik dan Balik 2026 Turun 7,8 Persen

Kapolri: Kecelakaan Selama Arus Mudik dan Balik 2026 Turun 7,8 Persen

NASIONAL
Kapolri Ubah One Way Nasional Jadi Satu Arah Sepenggal di Kalikangkung

Kapolri Ubah One Way Nasional Jadi Satu Arah Sepenggal di Kalikangkung

NASIONAL
Jelang One Way Nasional, Arus Balik di Kalikangkung Makin Padat

Jelang One Way Nasional, Arus Balik di Kalikangkung Makin Padat

NUSANTARA
Kapolri: 1,7 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Mudik Lebaran

Kapolri: 1,7 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Mudik Lebaran

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon