Kapolri: Kecelakaan Selama Arus Mudik dan Balik 2026 Turun 7,8 Persen
Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:06 WIB
Bakauheni, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan puncak arus balik Lebaran 2026 telah terlewati dengan tren penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas dibandingkan saat Idulfitri 2025.
“Kecelakaan lalu lintas saat ini turun 7,8% dibandingkan tahun lalu, sementara untuk fatalitas yaitu yang meninggal turun 112 orang dari 377 menjadi 265,” kata Listyo Sigit seusai meninjau arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Sabtu (28/3/2026).
Kapolri menilai penurunan tersebut dinilai tidak lepas dari sinergi aparat, operator transportasi, serta kepatuhan masyarakat selama masa angkutan Lebaran 2026.
“Rest area, buffer zone sudah disiapkan oleh pemerintah. Manfaatkan dengan baik sehingga pada saat kondisi sudah pulih, silakan melanjutkan perjalanan dengan aman,” ujar kapolri dikutip dari Antara.
Data menunjukkan volume lalu lintas keluar Jakarta mencapai 2.946.891 kendaraan atau naik 20,49% dibandingkan kondisi normal, serta naik 1,82% dibandingkan Lebaran 2025.
Sementara itu, kendaraan yang telah kembali ke Jakarta hingga Sabtu tercatat sebanyak 2.561.629 unit. Masih terdapat sekitar 385.262 kendaraan atau 13,07% yang belum kembali ke Jakarta.
“Artinya secara umum kita melihat bahwa puncak arus balik sudah kita lewati, dan tinggal 13,07% lagi yang harus kita hadapi,” ujar kapolri.
Peningkatan juga terjadi pada jumlah penumpang berbagai moda transportasi. Kereta api mencatat 3.407.676 penumpang atau naik 7,84%, transportasi udara sekitar 4,123 juta penumpang atau naik 6,27%.
Transportasi laut mencapai 4.751.186 penumpang atau naik 13,89%, sedangkan transportasi darat tercatat 3.131.582 penumpang atau naik 13,3% dibandingkan tahun lalu.
Situasi arus balik di Bakauheni dinilai tetap terkendali dan berada pada kategori hijau.
Rekayasa lalu lintas seperti delaying system, buffer zone, serta pengaturan pengecekan tiket dinilai berjalan efektif.
"Alhamdulillah untuk arus balik saat ini tetap bisa kita jaga untuk di situasi hijau," kata Listyo.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menambahkan kepatuhan masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan angka kecelakaan dan fatalitas.
“Kerja sama masyarakat yang menaati arahan petugas dan tidak memaksakan diri menjadi faktor penting dalam menekan angka kecelakaan dan fatalitas,” kata Dudy.
Pemerintah mengimbau masyarakat yang masih melakukan perjalanan arus balik untuk tetap berhati-hati, menjaga kondisi fisik, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




