ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BSSN Ingatkan Pemda Waspada Serangan Siber Web Defacement

Sabtu, 6 September 2025 | 04:40 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Keamanan BSSN dalam mencegah serangan siber terhadap keamanan negara.
Keamanan BSSN dalam mencegah serangan siber terhadap keamanan negara. (Ilustrasi siber security/vibicloud/dokumentasi)

Samarinda, Beritasatu.com - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengingatkan pemerintah daerah (pemda) di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman web defacement. Serangan siber ini dinilai paling sering terjadi karena sebagian besar layanan publik pemda berbasis situs web.

Defacement menyasar sistem elektronik berbasis web, yaitu layanan publik kita hampir semua mengandalkan itu. Oleh karena itu, insiden ini menjadi yang paling banyak terjadi,” kata Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah BSSN Danang Jaya dalam keterangannya di Samarinda, Jumat (5/9/2025) dilansir Antara.

Pernyataan itu disampaikan saat dirinya menjadi narasumber dalam webinar “Penyusunan Profil Risiko Keamanan Siber Sektor Pemerintah Daerah” yang melibatkan pemda se-Kalimantan Timur.

ADVERTISEMENT

Danang meminta penyelenggara teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pemda segera menindaklanjuti setiap notifikasi serangan siber, khususnya web defacement. “Jika mendapat notifikasi, segera tindaklanjuti ke BSSN untuk perbaikan,” tegas Danang.

Meski jumlah notifikasi serangan dari 2023 hingga 2025 terbilang tinggi, ia mengapresiasi respons cepat dari CSIRT (computer security incident response team) pemda yang semakin sigap menangani insiden. Menurutnya, hal ini menandakan kesadaran akan ancaman siber semakin meningkat.

Danang juga menekankan pentingnya pemda memiliki kemampuan mengidentifikasi, mengelola, dan menanggulangi risiko keamanan siber. Berdasarkan peta risiko dominan 2024, sebagian besar memang berada di level rendah, namun bukan berarti tidak ada ancaman.

“Insiden siber bisa terjadi kapan saja. Terkait hal itu, dibutuhkan manajemen risiko yang baik, bukan hanya untuk menanggulangi serangan, tetapi juga untuk mencegah dan menjaga dampaknya,” tutupnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Diaudit BSSN dan Kemenkomdigi, DJP Pastikan Data Wajib Pajak Aman

Diaudit BSSN dan Kemenkomdigi, DJP Pastikan Data Wajib Pajak Aman

EKONOMI
Benteng Digital Nusantara: Melampaui Batas Sandi Menuju Kedaulatan Digital Indonesia

Benteng Digital Nusantara: Melampaui Batas Sandi Menuju Kedaulatan Digital Indonesia

OPINI
Menteri Rini: Perkuat Ketahanan Siber sebagai Pilar Transformasi Digital Pemerintah dan Nasional

Menteri Rini: Perkuat Ketahanan Siber sebagai Pilar Transformasi Digital Pemerintah dan Nasional

NASIONAL
OJK, PPATK dan BSSN Sepakati Penguatan Integritas dan Keamanan Sektor Jasa Keuangan

OJK, PPATK dan BSSN Sepakati Penguatan Integritas dan Keamanan Sektor Jasa Keuangan

EKONOMI
BSSN Wanti-wanti Ancaman Siber di Era Ekonomi Digital

BSSN Wanti-wanti Ancaman Siber di Era Ekonomi Digital

EKONOMI
BSSN Dorong Sinergi AI dan Keamanan Digital di Pemerintahan

BSSN Dorong Sinergi AI dan Keamanan Digital di Pemerintahan

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon