ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

175.000 Rumah Subsidi Diserahkan kepada Masyarakat

Selasa, 16 September 2025 | 05:49 WIB
RH
DM
Penulis: Ricki Putra Harahap | Editor: DM
 Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melaporkan pencapaian besar dalam program rumah subsidi nasional. Hingga 15 September 2025, tercatat sebanyak 175.662 unit rumah subsidi telah diserahkan kepada masyarakat. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melaporkan pencapaian besar dalam program rumah subsidi nasional. Hingga 15 September 2025, tercatat sebanyak 175.662 unit rumah subsidi telah diserahkan kepada masyarakat.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melaporkan pencapaian besar dalam program rumah subsidi nasional. Hingga 15 September 2025, tercatat sebanyak 175.662 unit rumah subsidi telah diserahkan kepada masyarakat. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melaporkan pencapaian besar dalam program rumah subsidi nasional. Hingga 15 September 2025, tercatat sebanyak 175.662 unit rumah subsidi telah diserahkan kepada masyarakat. (Beritasatu.com/Muhammad Farhan)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melaporkan pencapaian besar dalam program rumah subsidi nasional. Hingga 15 September 2025, tercatat sebanyak 175.662 unit rumah subsidi telah diserahkan kepada masyarakat.

“Dari 1 Januari sampai 15 September, sudah diserahkan 175.662 unit,” kata Maruarar, yang akrab disapa Ara seusai melapor kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/9/2025).

Selain itu, sebanyak 45.000 unit rumah subsidi saat ini masih dalam tahap pembangunan, persetujuan kredit, maupun akad kredit. Jika digabungkan, total realisasi rumah subsidi tahun ini sudah mencapai 221.047 unit.

ADVERTISEMENT

“Kategori sedang pembangunan berjalan, ready stock, persetujuan kredit, dan akad kredit ada 45.000. Jadi totalnya 221.047,” jelas Ara.

Ia menambahkan, pada 29 September 2025, pemerintah akan meluncurkan tambahan 25.000 unit rumah subsidi di Bogor, Jawa Barat. Presiden Prabowo dijadwalkan hadir langsung dalam peresmian tersebut. 

“Beliau sangat peduli program perumahan. Buktinya, kuota rumah subsidi tahun ini naik signifikan dari 220.000 menjadi 350.000 unit,” ujarnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan akses pembiayaan lebih mudah melalui kredit usaha rakyat (KUR) sektor perumahan. Skema ini membuat bunga pinjaman lebih ringan bagi masyarakat. “Dengan program ini, bunga yang biasanya 11% bisa turun jadi hanya 6% karena disubsidi 5%,” pungkas Ara.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pemerintah Siapkan Tenor KPR Super-Panjang hingga 40 Tahun

Pemerintah Siapkan Tenor KPR Super-Panjang hingga 40 Tahun

EKONOMI
Pemerintah Targetkan Perbaikan 30.000 Rumah Tak Layak Huni di Jateng

Pemerintah Targetkan Perbaikan 30.000 Rumah Tak Layak Huni di Jateng

JAWA TENGAH
Himperra Usul Harga Rumah Subsidi Naik Imbas Lonjakan Biaya Material

Himperra Usul Harga Rumah Subsidi Naik Imbas Lonjakan Biaya Material

EKONOMI
PPN Ditanggung Pemerintah Jadi Angin Segar Sektor Perumahan

PPN Ditanggung Pemerintah Jadi Angin Segar Sektor Perumahan

EKONOMI
90,55 Persen Anggaran Kementerian PKP untuk Bangun Rumah Rakyat

90,55 Persen Anggaran Kementerian PKP untuk Bangun Rumah Rakyat

EKONOMI
KUR Perumahan Tembus Rp 14 Triliun

KUR Perumahan Tembus Rp 14 Triliun

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon