Akhiri Dualisme PPP, Mardiono dan Agus Sepakat Tidak PAW Anggota DPRD
Senin, 6 Oktober 2025 | 23:02 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Dua kubu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sepakat islah dan mengakhiri dualisme kepemimpinan. Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono dan Wakil Ketua Umum Agus Suparmanto sepakat tidak melakukan pergantian antarwaktu (PAW) terhadap anggota DPRD dari partai tersebut.
Hal itu diungkapkan Agus Suparmanto didampingi Mardiono setelah menerima surat keputusan menteri hukum terkait pengesahan kepengurusan baru DPP PPP di kantor Kementerian Hukum, Jakarta, Senin (6/10/2025).
“Tadi sudah disepakati, tidak akan ada PAW dari DPRD, mukercab (musyawarah kerja cabang), mukerwil (musyawarah kerja wilayah), termasuk hal-hal lain. Nah, ini supaya diketahui semua bahwa tadi sudah sepakat dengan Pak Mardiono,” kata Agus Suparmanto.
Selama masa transisi, lanjut dia, PPP juga tidak melakukan restrukturisasi pengurus tingkat DPC dan DPW.
Agus menambahkan PPP sedang mempersiapkan musyawarah kerja nasional (mukernas) yang akan menjadi agenda penting dalam konsolidasi partai. Nantinya, struktur lengkap kepengurusan PPP akan disusun dalam mukernas lalu diserahkan ke Kemenkum sebagai bentuk legitimasi organisasi.
Sementara itu, Mardiono menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia karena adanya kegaduhan polemik kepemimpinan PPP.
“Insyaallah, ini akan menjadi evaluasi,” ujarnya.
Diketahui, dualisme PPP berakhir setelah Menteri Hukum Supratman Andi Agtas resmi mengeluarkan SK kepengurusan baru DPP PPP periode 2025-2030 dengan mensahkan Muhammad Mardiono sebagai ketua umum dan Agus Suparmanto menjadi wakil ketua umum.
Sebelumnya, PPP menggelar Muktamar ke-10 di Ancol, Jakarta pada 27 September 2025 dan mengumumkan Mardiono terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum periode 2025-2030.
Kubu kontra Mardiono protes. Muktamar kemudian tetap berlangsung dan memutuskan Agus Suparmanto sebagai ketum PPP periode 2025-2030.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
AS Sebut Tak Ada Bukti Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Lebih Singkat dari Saat Ini




