Prabowo Perintahkan Perbaikan Infrastruktur Pesantren se-Indonesia
Selasa, 14 Oktober 2025 | 13:38 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah berkomitmen memberikan perhatian khusus terhadap masa depan pesantren seluruh Indonesia, terutama dalam hal perbaikan dan peningkatan infrastruktur bangunan.
Komitmen ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri, di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia (Kemenko PM).
Menko PM Muhaimin Iskandar mengatakan, langkah ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto pascainsiden tragis robohnya bangunan di Pesantren Al-Khozini Sidoarjo yang menewaskan 67 santri.
“Beliau memberikan arahan dan perintah agar pemerintah hadir menangani, mengatasi, serta membuat perencanaan masa depan supaya peristiwa tragis itu tidak terulang,” ujar Muhaimin di kantor Kemenko PM, Jakarta Pusat, Selasa (14/10/2025).
Menurut Muhaimin, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya audit dan pengawasan terhadap kondisi infrastruktur pesantren di seluruh Indonesia. Pemerintah juga akan membantu proses renovasi bangunan yang rawan roboh, longsor, atau memiliki potensi bahaya lainnya.
Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar, menjelaskan, ada tiga perintah utama Presiden Prabowo kepada para menteri kabinet terkait. Pertama, menjamin keselamatan dan kenyamanan para santri selama menempuh pendidikan di pondok pesantren.
Kedua, memberikan solusi cepat dan tepat bagi setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat. Ketiga, menjaga hubungan historis dan spiritual antara pemerintah dan pesantren sebagai lembaga pendidikan yang berperan penting dalam perjuangan bangsa.
“Presiden memiliki hubungan historis yang sangat kuat dengan pesantren. Sejak awal, beliau selalu menjadikan pesantren sebagai tempat awal perjuangan,” kata Cak Imin.
Muhaimin menambahkan, komitmen Presiden Prabowo terhadap pesantren didasari pada keyakinan akan peran besar para kiai dan ulama dalam perjalanan hidup dan kariernya. Terkait hal itu, pemerintah bertekad memastikan kejadian serupa tidak akan terulang.
“Beliau memerintahkan seluruh jajaran pemerintahan untuk mendorong agar peristiwa tragis seperti ini tidak lagi terjadi,” tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




