1 Tahun Prabowo-Gibran: November 2024, Anggaran MBG Ditetapkan
Selasa, 14 Oktober 2025 | 15:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menandai awal kepemimpinannya dengan sejumlah program yang bisa segera dirasakan manfaatnya atau quick wins.
Salah satu yang paling menonjol adalah program makan bergizi gratis (MBG) yang menjadi simbol nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan rakyat, terutama generasi muda.
Salah satu langkah nyata quick wins Prabowo-Gibran adalah penetapan anggaran MBG sebesar Rp 10.000 per anak setiap harinya.
Dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (29/11/2024), Presiden Prabowo menegaskan kembali komitmennya terhadap program tersebut yang menyasar anak-anak dan ibu hamil sebagai penerima manfaat.
Awalnya, anggaran MBG direncanakan sebesar Rp 15.000, tetapi setelah dilakukan perhitungan ulang, jumlahnya disesuaikan agar lebih realistis dan tepat sasaran.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi anak-anak serta membantu keluarga berpenghasilan rendah dengan tambahan pendapatan tidak langsung sekitar Rp 2,7 juta per bulan.
Sebagai salah satu program prioritas nasional, MBG menjadi wujud nyata upaya pemerintah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
Filosofi dasar program ini berangkat dari keyakinan fondasi gizi yang baik adalah kunci dalam menciptakan generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif.
Melalui pemanfaatan bahan pangan lokal, seperti ayam, telur, sayur, dan beras, MBG juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sektor pertanian dan peternakan.
Selain memperkuat gizi dan daya saing anak bangsa, program MBG turut berkontribusi terhadap perekonomian rakyat melalui penciptaan lapangan kerja baru di sektor penyediaan dan distribusi bahan pangan.
Dengan demikian, dampak positifnya tidak hanya dirasakan oleh anak-anak penerima manfaat, tetapi juga oleh masyarakat pada lapisan ekonomi bawah yang terlibat dalam rantai pasok pangan.
Penghapusan Utang Macet UMKM
Setelah memperkuat fondasi gizi masyarakat, langkah berikutnya dalam deretan quick wins Prabowo Subianto adalah dukungan langsung terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kebijakan penghapusan piutang macet.
Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Program ini berlaku bagi sektor pertanian, kelautan, perikanan, dan perkebunan yang terdampak bencana atau pandemi. Implementasinya dilakukan secara bertahap mulai awal 2025, dengan target 1 juta pelaku UMKM sebagai penerima manfaat langsung.
Langkah Prabowo Subianto ini diharapkan mampu meringankan beban pelaku usaha kecil, memperkuat ketahanan ekonomi rakyat, serta menjaga keberlanjutan roda ekonomi nasional di tengah tantangan global.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




