ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Prabowo Siapkan Perpres Ojol, Ekonom: Harus Adil dan Transparan

Selasa, 28 Oktober 2025 | 20:18 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Ilustrasi ojek online (ojol) yang akan melakukan aksi demo besar-besaran Rabu 17 September 2025.
Ilustrasi ojek online (ojol) yang akan melakukan aksi demo besar-besaran Rabu 17 September 2025. (Beritasatu.com/Andrew Tito)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo akan membuat peraturan Presiden (Perpres) yang akan mengatur secara komprehensif ekosistem ojek online (ojol) di Indonesia. Regulasi ini akan mencakup berbagai aspek mulai dari status dan tarif pengemudi, hingga mekanisme perlindungan serta kesejahteraan mitra ojol.

Ekonom Senior Prasasti, Piter Abdullah Redjalam mendukung langkah pemerintah. Menurutnya pemerintah perlu berperan sebagai pengawas agar ekosistem tetap adil dan transparan, bukan membatasi ruang gerak industri digital.

 “Aturan sebaiknya menjadi pagar pengaman, bukan belenggu bagi pertumbuhan,” kata Piter dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2025).

ADVERTISEMENT

Piter menilai, sinergi antara aplikator, pemerintah, dan komunitas pengemudi penting untuk memastikan keberlanjutan industri digital. “Ketiganya harus duduk bersama, bukan sekadar bereaksi saat konflik muncul, tapi proaktif membangun standar industri yang berkeadilan,” ujarnya.

Dikatakannya, sektor ride hailing saat ini menjadi salah satu penopang utama ekonomi digital nasional. Berdasarkan penelitian Prasasti, kontribusi layanan on-demand terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2023 mencapai Rp 382,62 triliun atau sekitar 2% dari total PDB nasional, sekaligus menyerap jutaan tenaga kerja di tengah perlambatan sektor manufaktur.

Dengan potensi ekonomi digital yang diproyeksikan tumbuh hingga US$ 360 miliar atau sekitar Rp 5,8 triliun dalam lima tahun mendatang, Piter menilai kebijakan yang seimbang dan berbasis data sangat penting.

Driver, aplikator, dan pemerintah punya peran masing-masing dalam menjaga keberlanjutan industri digital Indonesia. Jika ketiganya berjalan seimbang, ekosistem ini akan tumbuh inklusif dan berkeadilan,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Driver Ojol di Depok Dipukul karena Dituduh Curi Ponsel, Pelaku Ditangkap

Driver Ojol di Depok Dipukul karena Dituduh Curi Ponsel, Pelaku Ditangkap

JAWA BARAT
Pengemudi Ojol Mulai Ramai-ramai Beralih ke Pertalite

Pengemudi Ojol Mulai Ramai-ramai Beralih ke Pertalite

EKONOMI
Grab Berangkatkan 105 Mitra Pengemudi Umrah Gratis lewat BERKAH 2026

Grab Berangkatkan 105 Mitra Pengemudi Umrah Gratis lewat BERKAH 2026

NASIONAL
Segini Kisaran Penghasilan Ojol Seusai Tarif Aplikasi Dipangkas

Segini Kisaran Penghasilan Ojol Seusai Tarif Aplikasi Dipangkas

EKONOMI
Dampak Potongan 8 Persen bagi Penghasilan Ojol, Semakin Mencekik?

Dampak Potongan 8 Persen bagi Penghasilan Ojol, Semakin Mencekik?

MULTIMEDIA
Awas Ambruk di Jalan! Kemenkes Sasar 4.000 Ojol untuk Cek Darah-Jantung

Awas Ambruk di Jalan! Kemenkes Sasar 4.000 Ojol untuk Cek Darah-Jantung

MULTIMEDIA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon