Bahlil Ungkap Makna Mendalam di Balik Gelaran Wayang Kulit HUT Golkar
Sabtu, 15 November 2025 | 10:56 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengungkapkan pagelaran wayang kulit dalam rangka HUT ke-61 Partai Golkar di halaman Grha Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (14/11/2025), memiliki makna tersendiri.
Ia menegaskan acara budaya tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian perayaan partai sekaligus upaya melestarikan warisan budaya bangsa.
Menurutnya, pelestarian seni tradisional harus terus dilakukan, terlebih wayang telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.
“Wayang ini sebenarnya bagian daripada memperingati HUT Golkar. Nah memang banyak yang bertanya, ini kan sudah lama enggak kita melakukan hal ini,” katanya kepada awak media.
Bahlil menambahkan keberadaan wayang tidak sekadar hiburan, tetapi juga medium budaya yang kaya nilai dan penuh simbol. Seni wayang memiliki makna yang dalam bagi kebudayaan Indonesia.
Bahlil menjelaskan wayang merepresentasikan banyak unsur seni, mulai dari suara, gerak, hingga ukiran. Nilai-nilai tersebut dianggap mampu mengingatkan masyarakat untuk kembali pada akar budaya bangsa dan menjauh dari praktik negatif di ruang publik.
“Sekjen saya ini mengatakan bahwa wayang ini tidak hanya dari seni menari, tetapi juga suara, kemudian ada pahat, macam-macam. Yang kemudian mempunyai makna bahwa kita itu harus kembali kepada kultur kita asli,” pungkas menteri ESDM itu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




