MUI Siapkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera dan Erupsi Semeru
Minggu, 30 November 2025 | 19:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) tengah menyiapkan paket bantuan yang akan didistribusikan kepada korban terdampak bencana alam di sejumlah wilayah, seperti banjir di Sumatera dan erupsi Gunung Semeru.
“Untuk ikut merasakan duka yang mendalam atas musibah Sumatera, MUI tengah menyiapkan paket bantuan ke beberapa lokasi dengan menjalin kerja sama posko setempat," ujar Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Bidang Penanggulangan Bencana MUI Mabroer MS dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (30/11/2025) dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan MUI tengah melakukan identifikasi kebutuhan korban bencana, mulai dari peralatan salat, sembako, selimut, serta kebutuhan lain seperti makanan instan.
Kebutuhan yang akan didistribusikan itu berasal dari berbagai elemen masyarakat yang menitipkan ke MUI.
“Alhamdulillah, kami dari MUI telah mendapatkan kepercayaan masyarakat yang ingin berpartisipasi sehingga dalam waktu dekat akan segera menyalurkan bantuan senilai kurang lebih Rp 1,5 miliar dan semua itu akan diwujudkan dalam bentuk barang,” ujar Mabroer.
Melihat besarnya animo masyarakat yang ingin berdonasi melalui MUI, kata dia, pimpinan MUI juga telah memutuskan untuk membuka rekening donasi guna meringankan beban para korban yang masih banyak membutuhkan bantuan.
Rekening donasi tersebut akan diumumkan melalui website MUI (MUI.OR.ID) dengan nomor rekening 1019188560 atas nama Majelis Ulama Indonesia.
“Semoga seluruh bantuan para donatur dapat meringankan beban para korban. Kami juga sadar bahwa bantuan ini tidak akan bisa memenuhi seluruh kebutuhan korban, oleh karena itu kami berharap partisipasi seluruh masyarakat dengan caranya masing-masing dan tidak harus melalui kami,” kata Mabroer.
Di sisi lain MUI juga mengimbau umat Islam untuk melaksanakan salat ghaib dan membaca doa Qunut Nazilah untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan daerah lainnya.
Memanfaatkan masjid, musala, dan pondok pesantren, sekolah di daerah yang tidak terkena dampak musibah banjir dan tanah longsor di daerah tersebut sebagai sentral penanganan darurat bagi korban banjir dan tanah longsor, seperti untuk pengungsian sementara, trauma healing, psikososial, dan muhasabah untuk berzikir atas musibah yang terjadi.
Masyarakat juga bisa menyalurkan bantuan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), ormas Islam sebagai bentuk solidaritas dan empati kemanusiaan yang bernilai ibadah di sisi Allah Swt.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




