Tinjau Lokasi Bencana, Menteri Bahlil Dicurhati Warga yang Trauma
Kamis, 4 Desember 2025 | 20:51 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Bencana banjir bandang yang melanda Kampung Balai Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menyisakan duka mendalam bagi warga setempat.
Pada Rabu (3/12/2025) pagi, dua bocah tampak menapaki sisa luapan air banjir di sekitar rumahnya, sementara bongkahan kayu dan ranting berserakan di antara lumpur yang belum mengering.
Surau yang biasa menjadi tempat anak-anak mengaji setiap sore kini rata dengan tanah. Hanya hamparan lumpur dan potongan kayu yang tertinggal, menjadikan lokasi tersebut tak lagi ramah bagi kegiatan anak-anak.
“Saya trauma. Tingginya sepohon kelapa,” ujar siswa kelas 6 sekolah dasar tersebut.
Beberapa teman sebayanya masih hilang dan diduga terbawa derasnya aliran air bercampur pasir, lumpur, dan batu.
Warga Kampung Balai menceritakan bahwa luapan air datang sangat cepat. Rika (42 tahun), pemilik warung kelontong, menyebut gelombang air menerjang hanya dalam beberapa menit.
“Hempasan gelombang banjir datang dua kali. Enggak sampai 5 menit,” kenang Rika.
Dia pun bersyukur warung kayunya tidak hanyut, meski surau dan rumah di sampingnya ikut tersapu. Saat suara gemuruh air terdengar, ia segera membawa anaknya ke dataran lebih tinggi.
Selama satu jam ia berlari mencari tempat aman sebelum akhirnya mengungsi dua malam. Hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama sepekan sebelum bencana. “Pas datang airnya bukan coklat lagi tetapi hitam,” ujarnya.
Sebelum bencana hidrometeorologi terjadi, warga mendengar suara gemuruh seperti alunan talempong agung selama tiga hari, musik tradisional Minang yang biasa dimainkan di acara pernikahan. “Kata nenek moyang kami, itu tanda ular naga mau lewat,” ujar Meliyanti.
Derasnya luapan air menghantam permukiman di tepi sungai hingga tiga kampung lenyap seketika. Lebar sungai yang semula 25 meter melebar menjadi 250 meter. Akibatnya, sebanyak 1.511 jiwa mengungsi, sementara sekitar 165 orang meninggal dunia dan lebih dari 100 orang masih dalam pencarian.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




