ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BNPB Klaim Modifikasi Cuaca Efektif Tekan Hujan Pascabanjir Sumatera

Kamis, 25 Desember 2025 | 20:36 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menilai operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan selama hampir satu bulan terakhir terbukti efektif menekan intensitas curah hujan di sejumlah wilayah Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menilai operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan selama hampir satu bulan terakhir terbukti efektif menekan intensitas curah hujan di sejumlah wilayah Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. (Beritasatu.com/Chesa Andini Saputra)

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menilai operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan selama hampir satu bulan terakhir terbukti efektif menekan intensitas curah hujan di sejumlah wilayah Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan hasil pemantauan menunjukkan jumlah hari tanpa hujan lebih banyak dibandingkan hari hujan selama periode operasi tersebut.

“Jumlah hari tanpa hujan dalam sebulan terakhir tercatat lebih banyak dibandingkan hari dengan hujan,” ujarnya dalam konferensi pers di media center tanggap darurat bencana yang diikuti dari Jakarta, Kamis (25/12/2025).

ADVERTISEMENT

Meski demikian, Abdul Muhari mengakui hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi di sejumlah lokasi dan sempat memicu banjir susulan, salah satunya di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Menurut BNPB, kondisi tersebut wajar mengingat cuaca di Sumatera masih sangat dinamis dan saat ini berada dalam fase puncak musim hujan.

Abdul memastikan, tim gabungan BNPB, BMKG, dan TNI akan terus melanjutkan operasi modifikasi cuaca guna mengendalikan potensi hujan ekstrem dan meminimalkan risiko bencana lanjutan. 

“Berdasarkan informasi hingga hari ini, tidak terdapat tambahan korban maupun dampak baru di luar banjir dan longsor yang terjadi sekitar satu bulan lalu,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah, relawan, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat, atas kerja sama dan gotong royong dalam penanganan serta pemulihan pascabencana.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

NUSANTARA
Purbaya: Dana Pemulihan Sumatera Rp 60 T Cair jika Dokumen Lengkap

Purbaya: Dana Pemulihan Sumatera Rp 60 T Cair jika Dokumen Lengkap

EKONOMI
Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

NASIONAL
Bahas Pemulihan Banjir Sumatera, DPR-Pemerintah Gelar Rapat Tertutup

Bahas Pemulihan Banjir Sumatera, DPR-Pemerintah Gelar Rapat Tertutup

NASIONAL
Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

NUSANTARA
Tito: Huntara Buat Penyintas Bener Meriah Kembali Tersenyum

Tito: Huntara Buat Penyintas Bener Meriah Kembali Tersenyum

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon