Personel di Banjir Sumatera Kelelahan, Wakapolri: Butuh Tenaga Baru
Jumat, 26 Desember 2025 | 17:22 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo menyoroti tingkat keletihan personel Polri yang telah bertugas di lokasi banjir Sumatera. Ia menegaskan perlunya penambahan personel baru guna memperkuat penanganan pascabencana.
“Tingkat keletihan secara psikologis dan fisik sudah sangat tinggi. Anggota-anggota kita sangat letih. Butuh tambahan tenaga baru, baik dari Mabes Polri maupun Brimob Nusantara,” kata Wakapolri saat memimpin apel pemberangkatan personel penanggulangan bencana di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Jumat (26/12/2025).
Dedi menjelaskan, personel Polri yang saat ini berada di wilayah terdampak bencana telah bertugas hampir satu bulan penuh. Terkait hal itu, diperlukan penguatan agar pemulihan pascabencana dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Sejalan dengan hal tersebut, wakapolri menyampaikan Asisten Utama Operasi (Astamaops) Polri Komjen Pol Fadil Imran tengah menyiapkan tambahan personel dari sejumlah polda untuk diterjunkan ke lokasi bencana pada Januari hingga Februari 2026.
“Pak Astamaops sedang mendesain dan merencanakan, apabila masih kurang, personel dari Mabes Polri, Brimob Nusantara, dan Sabhara Nusantara juga akan kita persiapkan untuk berangkat,” ungkap Dedi.
Ia juga menyoroti kondisi masyarakat terdampak yang masih berada dalam suasana Ibadah Natal, serta akan segera memasuki bulan suci Ramadan. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut langkah penguatan agar pemulihan pascabencana berjalan maksimal.
Pada kesempatan ini, Polri memberangkatkan 1.500 personel untuk mendukung penanggulangan bencana alam di Sumatera, lengkap dengan berbagai peralatan pendukung. Pengiriman tersebut dilakukan atas permintaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Dari jumlah tersebut, dua batalion sebanyak 600 personel akan ditempatkan di Aceh Tamiang dan Aceh Utara. Selain itu, terdapat 900 personel Brimob Nusantara yang berasal dari Mabes Polri maupun satuan wilayah lainnya.
Apel pemberangkatan digelar serentak di Jakarta dan daerah-daerah lain, sebagai bagian dari konsolidasi nasional penanganan bencana. “Total ada 1.500 personel yang akan kita berangkatkan hingga akhir tahun ini,” pungkas wakapolri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




