ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BPS: Penduduk Miskin Jakarta Turun Jadi 4,03 Persen

Kamis, 5 Februari 2026 | 17:55 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, Kadarmanto di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, Kadarmanto di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026. (Antara/Lia Wanadriani Santosa)

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat jumlah penduduk miskin di Ibu Kota pada September 2025 mencapai 439.120 orang atau 4,03%. Angka tersebut mengalami penurunan 25.750 orang dibandingkan Maret 2025 yang tercatat sebanyak 464,870 orang atau 4,28%.

Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto menjelaskan, secara persentase tingkat kemiskinan Jakarta turun 0,25% poin dalam enam bulan terakhir. “Penduduk miskin pada September 2025 sebesar 4,03%, turun dibandingkan Maret 2025 yang berada di angka 4,28%,” ujar Kadarmanto di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Menurut Kadarmanto, tingkat kemiskinan Jakarta pada September 2025 menjadi yang terendah sepanjang periode 2020-2025, sejak pandemi Covid-19 melanda.

ADVERTISEMENT

Sebagai perbandingan, tingkat kemiskinan pada September 2024 tercatat sebesar 4,14%, turun 0,16% dibandingkan Maret 2024 yang berada pada angka 4,30%. Sementara pada Maret 2025, kemiskinan tercatat 4,28% atau turun 0,02% dibandingkan Maret 2024.

“Meskipun belum sepenuhnya kembali ke level sebelum pandemi, kondisi ini mencerminkan pemulihan ekonomi pascapandemi telah berjalan dan berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan,” jelasnya.

Jika dibandingkan dengan provinsi lain, tingkat kemiskinan di DKI Jakarta menempati peringkat ketiga terendah secara nasional. Posisi pertama ditempati Bali dengan angka 3,42%, disusul Kalimantan Selatan sebesar 3,73%. “Urutan tersebut relatif stabil dalam beberapa tahun terakhir,” kata Kadarmanto.

Secara nasional, tingkat kemiskinan Indonesia pada September 2025 berada pada angka 8,25%, turun 0,22% dibandingkan Maret 2025, dengan jumlah penduduk miskin mencapai 23,36 juta orang. 

BPS juga mencatat garis kemiskinan DKI Jakarta pada September 2025 mencapai Rp 897.768 per bulan, naik 5,28% dibandingkan Maret 2025 yang sebesar Rp 852.768. Dengan rata-rata jumlah anggota rumah tangga miskin sebanyak 5,1 orang, maka garis kemiskinan per rumah tangga miskin di Jakarta berada pada angka Rp 4.578.617 per bulan.

Selain itu, ketimpangan pengeluaran penduduk Jakarta yang tercermin dari gini rasio juga mengalami perbaikan, dari 0,441 pada Maret 2025 menjadi 0,423 pada September 2025. “Penurunan gini rasio ini menunjukkan kesenjangan pengeluaran antara kelompok penduduk atas dan bawah semakin menyempit,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

1 Tahun Pramono-Rano Karno: Banjir, Macet, dan Kemiskinan Belum Tuntas

1 Tahun Pramono-Rano Karno: Banjir, Macet, dan Kemiskinan Belum Tuntas

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon