Calon Jemaah Haji 2026 Kloter Pertama Masuk Asrama Pondok Gede
Selasa, 21 April 2026 | 15:57 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Calon Jemaah haji 2026 kelompok terbang (kloter) pertama asal Indonesia mulai memasuki Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Selasa (21/4/2026) pagi. Kedatangan ini menandai dimulainya operasional pemberangkatan haji tahun 1447 Hijriah atau 2026.
Sebanyak 393 calon jemaah haji asal Jakarta yang tergabung dalam kloter pertama tiba secara bertahap sejak pukul 07.00 WIB. Setibanya di lokasi, para jemaah langsung menjalani pemeriksaan kesehatan tahap akhir serta menerima dokumen perjalanan, seperti paspor, visa, dan uang saku (living cost).
Kepala UPT Asrama Haji Pondok Gede, Muhammad Ali Zakiyudin, menjelaskan pemberangkatan kloter pertama menggunakan maskapai dengan kapasitas lebih kecil karena jumlah jemaah lebih sedikit.
"Untuk kloter pertama totalnya 393 jemaah. Mereka mulai masuk jam 07.00 WIB secara bertahap. Sementara untuk kloter kedua nanti menggunakan maskapai Saudi Arabian Airlines (SV) dengan kapasitas lebih besar, yakni 445 hingga 450 jemaah," ujar Ali Zakiyudin di Asrama Haji Pondok Gede, Selasa (21/4/2026).
Kloter pertama yang mayoritas berasal dari Jakarta Timur dijadwalkan dilepas pada Selasa malam sekitar pukul 19.30 WIB. Setelah proses akhir seperti pemeriksaan barang dan dokumen imigrasi, jemaah akan diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (22/4/2026) pukul 00.45 WIB.
Secara keseluruhan, embarkasi Jakarta di Pondok Gede akan melayani 7.806 jemaah yang terbagi dalam 19 kloter. Jumlah tersebut menyesuaikan dengan dibukanya embarkasi mandiri di Cipondoh untuk wilayah Banten.
Tahun ini, Asrama Haji Pondok Gede mengusung konsep “Haji Ramah Lansia dan Perempuan”. Berbagai fasilitas disiapkan untuk mendukung kenyamanan jemaah, seperti jalur cepat (fast track) bagi lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan, serta penempatan kamar di lantai satu untuk memudahkan akses.
"Kami menyediakan kursi prioritas agar lansia tidak menunggu lama. Bahkan, ada mobil khusus untuk mengantar jemaah dari ruang penerimaan menuju gedung penginapan. Petugas pendamping juga disiagakan penuh," imbuh Ali.
Selain itu, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) juga meningkatkan layanan digital melalui aktivasi aplikasi Nusuk sebelum keberangkatan. Langkah ini dilakukan agar jemaah tidak mengalami kendala teknis saat tiba di Arab Saudi.
Jemaah juga diimbau menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan. Mereka disarankan mengonsumsi vitamin dan makan secara teratur guna menghadapi perbedaan cuaca yang cukup ekstrem, sehingga dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan optimal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




