Diprediksi Serentak, Kapan Iduladha 2026? Simak Jadwal Liburnya
Senin, 27 April 2026 | 10:11 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepastian waktu Idul Adha (Iduladha) 2026 mulai menjadi topik yang banyak dicari seiring semakin dekatnya pelaksanaan hari raya kurban. Momen ini tidak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga identik dengan kebersamaan keluarga dan perencanaan libur yang dinanti.
Sejumlah perkiraan tanggal pun telah beredar, termasuk potensi kesamaan penetapan antara pemerintah dan Muhammadiyah. Hal ini membuat publik semakin penasaran apakah perayaan tahun ini benar-benar akan berlangsung serentak.
Pada sisi lain, informasi mengenai jadwal libur nasional dan cuti bersama juga menjadi perhatian utama. Dengan mengetahui waktunya lebih awal, masyarakat dapat menyusun rencana ibadah maupun perjalanan agar momen Iduladha 2026 dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Kapan Iduladha 2026?
Hingga saat ini, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) masih akan menetapkan tanggal resmi Iduladha 1447 Hijriah melalui sidang isbat. Penetapan tersebut biasanya dilakukan mendekati bulan Zulhijah untuk memastikan kesesuaian dengan hasil rukyatulhilal.
Meski demikian, gambaran waktu pelaksanaan sudah mulai terlihat. Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah, Iduladha 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu (27/5/2026). Namun, tanggal ini masih bersifat sementara dan menunggu keputusan resmi pemerintah.
Pada sisi lain, Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan tanggal melalui metode hisab. Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah, Hari Raya Iduladha ditetapkan pada Rabu (27/5/2026).
Kesamaan antara hasil perhitungan pemerintah dan Muhammadiyah menjadi sinyal kuat bahwa Iduladha 2026 berpotensi berlangsung secara serentak. Walaupun demikian, masyarakat tetap perlu menunggu hasil sidang isbat sebagai acuan resmi nasional.
Rangkaian Tanggal Penting Zulhijah 1447 H
Berdasarkan ketetapan Muhammadiyah, berikut rangkaian tanggal penting menjelang Iduladha:
- 1 Zulhijah 1447 H: Senin (18/5/2026).
- 9 Zulhijah 1447 H (Hari Arafah): Selasa (26/5/2026).
- 10 Zulhijah 1447 H (Iduladha): Rabu (27/5/2026).
Rangkaian ini menjadi acuan penting bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah, termasuk puasa Arafah hingga pelaksanaan kurban.
Jadwal Libur Iduladha 2026
Selain tanggal perayaan, pemerintah juga telah menetapkan jadwal libur nasional dan cuti bersama melalui surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri. Berikut rinciannya:
- Rabu (27/5/2026): Libur nasional Iduladha 1447 H.
- Kamis (28/5/2026): Cuti bersama Iduladha 1447 H.
Dengan adanya dua hari libur ini, masyarakat memiliki waktu lebih leluasa untuk menjalankan ibadah kurban, bersilaturahmi, maupun beristirahat.
Jika dihitung sejak Sabtu (25/4/2026), waktu menuju Iduladha diperkirakan tinggal sekitar satu bulan lagi. Periode ini bisa dimanfaatkan untuk mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan agar perayaan berjalan lebih optimal.
Potensi Long Weekend Iduladha 2026
Menariknya, Iduladha 2026 juga membuka peluang long weekend yang cukup panjang. Dengan strategi pengambilan cuti yang tepat, libur bisa berlangsung hingga beberapa hari. Berikut skema lengkapnya:
- Rabu (27/5/2026): Libur nasional Iduladha 1447 H.
- Kamis (28/5/2026): Cuti bersama Iduladha 1447 H.
- Jumat (29/5/2026): Rekomendasi cuti tahunan.
- Sabtu (30/5/2026): Libur akhir pekan.
- Minggu (31/5/2026): Hari Raya Waisak 2570 BE.
- Senin (1/6/2026): Libur nasional Hari Lahir Pancasila.
Melalui susunan tersebut, masyarakat berpotensi menikmati libur panjang hingga lima hari berturut-turut. Momentum ini bisa dimanfaatkan untuk mudik, berlibur, atau sekadar beristirahat bersama keluarga.
Secara keseluruhan, Iduladha 2026 diperkirakan jatuh pada Rabu (27/5/2026) dan berpotensi dirayakan secara serentak antara pemerintah dan Muhammadiyah. Jadwal libur nasional dan cuti bersama yang berdekatan juga membuka peluang long weekend yang sayang untuk dilewatkan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




