ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jadi Menteri LH, Jumhur Hidayat Tetap Pimpin Konvoi pada Hari Buruh

Senin, 27 April 2026 | 16:22 WIB
HH
HH
Penulis: Harumbi Prastya Hidayahningrum | Editor: HP
Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin 27 April 2026.
Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin 27 April 2026. (Antara/Fathur Rochman)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat memastikan tetap akan memimpin konvoi puluhan ribu buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026 di Jakarta.

Jumhur menyatakan, meskipun kini menjabat sebagai menteri dalam kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran, dirinya tetap berkomitmen hadir langsung di tengah para pekerja dengan mengendarai sepeda motor.

"Saya sendiri rencananya, kan itu hari libur ya, kalaupun saya benar dilantik ini, hari libur saya akan naik motor memimpin yang dari Jakarta, sekitar 40.000 naik motor," kata Jumhur di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip dari Antara, Senin (27/4/2026).

ADVERTISEMENT

Sebagai aktivis buruh, Jumhur menegaskan komitmennya untuk tetap turun ke jalan bersama para pekerja. Aksi damai tersebut rencananya akan dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Menurut Jumhur, peringatan Hari Buruh 2026 tidak hanya menjadi ajang penyampaian aspirasi, tetapi juga momentum untuk merayakan sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai semakin berpihak kepada kaum buruh.

Ia menyebut, berbagai aspirasi pekerja kini mulai diakomodasi secara konkret oleh negara. Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) melalui Keputusan Presiden (Keppres).

Selain itu, Jumhur juga menyoroti pentingnya pengetatan regulasi terkait tenaga alih daya atau outsourcing. Ia berharap pembenahan aturan ketenagakerjaan dapat menciptakan sistem kerja yang lebih adil dan melindungi hak-hak pekerja di Indonesia.

Pada sisi lain, sebagai menteri lingkungan hidup, Jumhur mengungkapkan telah memetakan sejumlah program prioritas yang akan segera dijalankan. Salah satu isu mendesak yang menjadi perhatian utama adalah penanganan sampah di berbagai daerah.

"Menteri LH banyak tugas dan harus kita tuntas kerja keras. Yang paling di depan mata ya soal sampah, terus kita harus keep up juga dengan isu-isu atau kesepakatan internasional secara bertahap," ujarnya.

Ia menambahkan, tantangan sektor lingkungan hidup tidak hanya bersifat domestik, tetapi juga berkaitan erat dengan komitmen global yang harus dipenuhi Indonesia secara bertahap.

Jumhur Hidayat juga mengungkapkan bahwa dirinya mendapat dukungan luas dari serikat buruh untuk bergabung dalam jajaran kabinet. Dukungan tersebut menjadi modal penting untuk menjembatani kepentingan pekerja dengan kebijakan pemerintah ke depan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

115 Daerah Masuk Program Sampah Jadi Listrik, Ini Pesan Jumhur

115 Daerah Masuk Program Sampah Jadi Listrik, Ini Pesan Jumhur

NASIONAL
Jumhur Tegaskan KLH Fokus Sanksi Perusak Lingkungan

Jumhur Tegaskan KLH Fokus Sanksi Perusak Lingkungan

NASIONAL
Jumhur Semprot Perusak Alam: Tak Ada Toleransi Lagi!

Jumhur Semprot Perusak Alam: Tak Ada Toleransi Lagi!

NASIONAL
Jumhur Proyeksikan UIII Jadi Green Campus Berbasis UI Green Metric

Jumhur Proyeksikan UIII Jadi Green Campus Berbasis UI Green Metric

JAWA BARAT
Polemik Film Pesta Babi, Menteri LH Singgung Keseimbangan Pembangunan

Polemik Film Pesta Babi, Menteri LH Singgung Keseimbangan Pembangunan

LIFESTYLE
Candaan Prabowo ke Jumhur: Kapan Terakhir Dipenjara?

Candaan Prabowo ke Jumhur: Kapan Terakhir Dipenjara?

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon