ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ide Gerbong Wanita Dipindah, AHY: Pria-Perempuan Tak Boleh Jadi Korban

Rabu, 29 April 2026 | 12:07 WIB
AM
RA
Penulis: Aura Ramadhani Marsono | Editor: RP
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meninjau langsung kecelakaan kereta KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meninjau langsung kecelakaan kereta KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. (Instagram.com/@agusyudhoyono)

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan evaluasi pascatabrakan kereta antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur harus berfokus pada keselamatan seluruh penumpang, tanpa membedakan gender laki-laki maupun perempuan.

Pernyataan tersebut disampaikan AHY menyusul polemik yang muncul setelah insiden tabrakan kereta pada Senin (27/4/2026), di tengah usulan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi terkait pemindahan gerbong KRL khusus wanita ke bagian tengah rangkaian sebagai langkah mitigasi risiko.

“Ini juga bagian yang akan kita terus evaluasi, tetapi yang paling jelas adalah laki-laki dan perempuan sama saja, tidak boleh menjadi korban dalam insiden apa pun,” kata AHY, dikutip dari akun TikTok @periskop, Selasa (28/4/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut AHY, evaluasi pascakecelakaan harus diarahkan pada pembenahan sistem operasional dan peningkatan standar keamanan transportasi massal agar seluruh masyarakat dapat merasakan keamanan dan kenyamanan saat bepergian, bukan soal jenis kelamin penumpang kereta. 

“Jadi yang kita fokuskan adalah bukan perempuan dan lakinya, tetapi bagaimana sistem transportasi kereta dan sistem transportasi publik lainnya ini menghadirkan rasa aman, nyaman. Safety first itu benar-benar bukan hanya menjadi jargon, tetapi benar-benar bisa kita terapkan dengan baik,” tegasnya. 

Sebelumnya, Menteri PPPA Arifah Fauzi mengusulkan agar gerbong khusus wanita ditempatkan di bagian tengah rangkaian agar meminimalisasi korban perempuan, mengingat seluruh korban jiwa dalam tragedi ini adalah penumpang perempuan. Wacana tersebut memunculkan pro dan kontra di tengah masyarakat.

Sebagian pihak menilai usulan itu dapat menambah perlindungan bagi penumpang perempuan. Namun, sebagian lainnya menilai langkah tersebut hanya memindahkan potensi bahaya tanpa menyentuh akar persoalan, yakni keselamatan perjalanan kereta secara keseluruhan.

AHY mengakui insiden yang melibatkan gerbong khusus wanita menjadi perhatian serius karena fasilitas tersebut selama ini memang disiapkan untuk memberikan perlindungan tambahan bagi penumpang perempuan.

“Belum pernah terjadi sebelumnya ada tubrukan antara KRL dari belakang dihantam oleh kereta api jarak jauh, dan kebetulan yang paling belakang adalah gerbong khusus wanita,” katanya.

“Jadi pasti ada concern mengapa justru yang paling rentan, yang kita siapkan secara khusus selama ini gerbongnya, justru yang mendapatkan bisa dikatakan resiko yang paling tinggi,” sambung AHY.

Karena itu, AHY meminta proses investigasi dilakukan secara terbuka dan transparan kepada publik agar dapat menjadi bahan evaluasi bersama sekaligus sarana edukasi mengenai keselamatan transportasi. Ia menegaskan, tidak ada hal yang lebih penting daripada perlindungan jiwa manusia dalam setiap kebijakan transportasi.

“Dan tidak ada yang lebih berharga dari satu nyawa,” pungkas AHY. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Capai 38 Persen, AHY Pantau Pembangunan Sekolah Rakyat di Kulonprogo

Capai 38 Persen, AHY Pantau Pembangunan Sekolah Rakyat di Kulonprogo

NASIONAL
Lebaran 2026: Pemerintah Rancang Diskon Tiket Pesawat hingga Tarif Tol

Lebaran 2026: Pemerintah Rancang Diskon Tiket Pesawat hingga Tarif Tol

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon