ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemkes Siapkan Strategi Baru untuk Pengendalian Covid-19

Jumat, 5 Februari 2021 | 22:20 WIB
MB
B
Penulis: Maria Fatima Bona | Editor: B1
Jubir Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi dalam jumpa pers kedatangan vaksin Sinovac tahap keempat di Jakarta, Selasa, 2 Februari 2021.
Jubir Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi dalam jumpa pers kedatangan vaksin Sinovac tahap keempat di Jakarta, Selasa, 2 Februari 2021. (Beritasatu.com)

Jakarta,Beritasatu.com - Untuk penanganan Covid-19, pemerintah membentuk Pos Komando (Posko) Tanggung Covid-19. Juru Bicara Kementerian Kesehatan(Kemkes),  Siti Nadia Tarmizi mengatakan, untuk menjalankan kebijakan tersebut masih menunggu pemerintah memfinalkan petunjuk teknis(juknis) pelaksanaan dari pembinaan Posko Tangguh Covid-19.

Meski begitu, Nadia menuturkan, sesuai dengan arahan Menteri Kesehatan(Menkes) Budi Gunadi Sadikin, maka Kemkes akan melakukan tiga strategi dalam pengendalian Covid-19.

Pertama, penguatan testing dan tracing, sehingga lebih dini menemukan kasus dan penatalaksanaan kasus tersebut lebih dini."Caranya bagaimana, kita tahu selama ini disaat kita melakukan pelacakan kasus kontak, dan kasus kontak itu rata-rata antara 5- 8 orang, sekarang ini ditingkatkan lagi menjadi 15-20 orang," ujarnya pada konferensi pers tentang Keterangan Pers Antisipasi Libur Panjang berlangsung secara daring, Jumat(5/2/2021).

Kedua, Kemkes akan mendistribusikan test antigen untuk ada tingkat Puskesmas. Dengan begitu, langsung digunakan oleh tenaga kesehatan(nakes) puskesmas untuk menegakan diagnosis Covid-19. "Jadi kan dulu masih harus mengambil swab, kemudian dikirim ke laboratorium pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction-red) tetapi sekarang ini sudah bisa langsung dengan pemeriksaan antigen ini,"paparanya.

ADVERTISEMENT

Ketiga, Kemkes menggandeng Satgas Penanganan Covid-19 di tingkat kecamatan, yaitu Babinsa dan Kamtibmas untuk bersama-sama membantu melakukan tracing dan monitoring isolasi.

Selain itu, Kemkes bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat untuk mendorong pelacakan kasus lebih efektif kedepannya. "Selain itu menambah tenaga untuk tracing yang berjumlah 80.400 yang akan disebarkan di seluruh kecamatan," pungkasnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bikin Dunia Panik, Ini 7 Fakta Penting Hantavirus yang Perlu Diketahui

Bikin Dunia Panik, Ini 7 Fakta Penting Hantavirus yang Perlu Diketahui

LIFESTYLE
Strain Hantavirus di Indonesia Beda dengan di Kapal Pesiar MV Hondius

Strain Hantavirus di Indonesia Beda dengan di Kapal Pesiar MV Hondius

LIFESTYLE
Wafat Saat Internship, IKA FK Unsri Tegas Siap Kawal Kasus Dokter Myta

Wafat Saat Internship, IKA FK Unsri Tegas Siap Kawal Kasus Dokter Myta

SUMATERA SELATAN
Dokter Koas di Palembang Meninggal, Kemenkes Dalami Dugaan Bullying

Dokter Koas di Palembang Meninggal, Kemenkes Dalami Dugaan Bullying

LIFESTYLE
Wamenkes: Industri Dukung Label Nutri Level pada Minuman Siap Saji

Wamenkes: Industri Dukung Label Nutri Level pada Minuman Siap Saji

LIFESTYLE
Kemenkes Akan Selidiki Isu Malapraktik Angkat Rahim di RS Muhammadiyah

Kemenkes Akan Selidiki Isu Malapraktik Angkat Rahim di RS Muhammadiyah

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon