Jaga Soliditas, KNPI Segera Agendakan Kongres Bersama
Minggu, 7 Maret 2021 | 20:20 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kabar baik berhembus dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). KNPI, yang notabene saat ini terpecah menjadi tiga kubu yakni kubu Noer Fajrieansyah, Abdul Aziz, dan Haris Pertama bakal segera islah.
Hal itu merujuk dari hasil Rapat Pleno Dewan Pengurus Pusat (DPP) KNPI kubu Haris Pertama yang digelar di Jakarta, Sabtu (6/3/2021) malam. Ada dua keputusan penting dalam rapat tersebut. Salah satunya ihwal penyatuan kembali KNPI.
"Seperti amanat rapat pleno, kami diminta segera membangun kerja sama dan komunikasi dengan DPP KNPI pimpinan Bung Noer Fajrieansyah dan Bung Abdul Azis menuju pelaksanaan Kongres Bersama Pemuda atau KNPI sesuai dengan harapan OKP (organisasi kemasyarakatan dan pemuda) dan pemerintah," ujar Plt Ketua Umum DPP KNPI Mustahuddin Wandy dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (7/3/2021).
Wandy memaparkan ikhtiar tersebut semata-mata untuk menjaga soliditas dan membangun komunikasi yang harmonis di internal kepengurusan, serta demi manjaga muruah kepengurusan.
"Intinya kami diminta segera menyusun komposisi kepengurusan baru, hanya mengisi beberapa kekosongan. Tidak banyak perubahan komposisi," jelas dia.
Selain rencana kongres bersama, pleno juga memberhentikan Haris Pertama sebagai ketua umum. Haris dinilai melakukan pelanggaran Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KNPI, terkait tata kelola organisasi, pengambilan keputusan, dan pengelolaan keuangan dan harta benda organisasi.
"Bung Haris Pertama dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum tidak mampu lagi untuk menjalankan roda organisasi, sampai saat ini kepengurusan sudah berjalan dua tahun tidak pernah menjalankan salah satu amanah Kongres KNPI XV yaitu melaksanakan dan memfasilitasi Rapat Majelis Pemuda Indonesia (MPI)," ujar Sekretaris Jenderal DPP KNPI, Jackson Kumaat.
Jackson menjelaskan, pemberhentian Haris Pertama sebaga Ketua Umum DPP KNPI periode 2018-2021 sudah sesuai mekanisme organisasi. Konsekuensinya, yang bersangkutan tidak berhak lagi menggunakan atribut dan simbol-simbol organisasi KNPI.
"Memutuskan Bung Mustahuddin sebagai Plt Ketua Umum DPP KNPI periode 2018-2021 untuk melanjutkan roda organisasi dan membangun komunikasi dengan pimpinan dan pengurus OKP yang berhimpun di KNPI dalam rangka membangun soliditas dan suasana kondusif dunia kepemudaan," pungkas Jacson menyebutkan salah satu butir hasil rapat pleno.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




