ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tanggapi Survei, Kemkes: Faktanya Warga Antusias Divaksin

Rabu, 24 Maret 2021 | 21:13 WIB
NW
B
Penulis: Natasia Christy Wahyuni | Editor: B1
Ilustrasi vaksinasi massal Covid-19.
Ilustrasi vaksinasi massal Covid-19. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengklaim hanya 46% warga yang secara tegas menyatakan bersedia melakukan vaksinasi Covid-19. Sekitar 28% warga menyatakan tidak mau divaksin dan 23% menyebut masih ragu.

Terkait hasil survei tersebut, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes), dr Siti Nadia mengatakan, fakta di lapangan justru menunjukan antusiasme warga untuk menerima vaksinasi.

"Kalau melihat di lapangan justru antusias ya, malah terjadi kerumunan ya," kata Nadia saat dihubungi Beritasatu.com, Rabu (24/3/2021).

Nadia mengatakan pemerintah tetap akan melakukan upaya edukasi dan persuasi agar semakin banyak warga yang mau dan siap untuk menerima vaksinasi Covid-19. Vaksinasi Covid-19 saat ini masih masuk tahap II, yaitu untuk warga lanjut usia (lansia) dan petugas pelayan publik.

ADVERTISEMENT

Nadia mengatakan pemerintah menyadari bahwa sosialisasi vaksinasi perlu melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kader kesehatan termasuk kader PKK. Materi sosialisasi terutama terkait manfaat vaksinasi baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

"Pelibatan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kader kesehatan penting adanya," lanjutnya.

Sebelumnya, Provinsi DKI Jakarta menjadi penyumbang terbesar yang warganya menolak untuk divaksinasi. Disusul Provinsi Jawa Timur dan Banten. Hal tersebut ditemukan dalam hasil survei SMRC berjudul "Satu Tahun Covid-19: Sikap dan Perilaku Warga terhadap Vaksin".

Hasil survei SMRC menyebutkan, persentase tertinggi warga yang menolak untuk divaksin Covid-19 ditemukan di DKI Jakarta (33%), Jawa Timur (32%), dan Banten (31%). Sementara persentase terendah penolakan untuk divaksin ditemukan di Jawa Tengah (20%).



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Markas CDC Diberondong Tembakan, Pelaku Depresi pada Vaksin Covid-19

Markas CDC Diberondong Tembakan, Pelaku Depresi pada Vaksin Covid-19

INTERNASIONAL
Pemerintah AS Hentikan Proyek Baru Vaksin Covid-19

Pemerintah AS Hentikan Proyek Baru Vaksin Covid-19

INTERNASIONAL
Efek Langka Vaksin AstraZeneca: Radang Otak dan Kambuh 2 Kali

Efek Langka Vaksin AstraZeneca: Radang Otak dan Kambuh 2 Kali

LIFESTYLE
Dokter Paru Minta Pemerintah Modifikasi Vaksin Covid-19

Dokter Paru Minta Pemerintah Modifikasi Vaksin Covid-19

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon